Senam Setelah Melahirkan Caesar, Kapan Sebaiknya Dilakukan?

senam setelah melahirkan caesar

senam setelah melahirkan caesar
senam setelah melahirkan caesar

Bentuk badan ibu selama kehamilan akan bertambah hingga 10kg lebih tergantung dengan berat bayi dalam kandungan. Setelah melahirkan banyak ibu yang berharap berat badan turun dengan cepat karena menginginkan bentuk badan kembali seperti sebelum hamil. Namun, ada juga ibu yang tidak perduli dengan berat badannya setelah melahirkan. Cara menurunkan berat badan setelah melahirkan tidak hanya dengan menjaga pola makan tetapi diimbangi dengan olahraga. Nah, Apakah ibu bertanya-tanya seperti misalnya seberapa cepat ibu diperbolehkan untuk berolahraga? Serta kapan waktu yang tepat untuk senam setelah melahirkan caesar? Temukan semua jawaban atas pertanyaan tersebut dibawah ini.

Mengenali Apa Itu Melahirkan Caesar

Melahirkan caesar yaitu suatu metode melahirkan dengan melakukan proses pembedahan di bagian perut ibu. Metode ini harus dilakukan oleh seorang dokter ahli dan tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh bidan atau perawat. Cara ini bagi ibu hamil memicu berbagai pendapat, ada yang mengatakan suatu metode yang lebih mudah dan tidak menimbulkan resiko saat persalinan. Tetapi di sisi lain metode melahirkan caesar ini dianggap menyakitkan dibanding dengan melahirkan normal. Mengapa demikian? Karena ibu yang menjalani operasi caesar akan merasakan sakitnya setelah proses persalinan selesai dan obat bius yang perlahan hilang.

Operasi caesar dibedakan menjadi beberapa tipe, tipe operasi caesar dibedakan berdasarkan bentuk sayatan yang dilakukan pada uterus, bukan sayatan pada kulit perut bagian bawah. Berikut penjelasannya:

  1. Operasi caesar klasik, pada operasi caesar tipe ini sayatan dibuat vertical sehingga terdapat space yang cukup lebar untuk mengangkat bayi dari dalam rahim. Tetapi operasi caesar klasik ini sudah tidak lagi digunakan karena diketahui beresiko tinggi yang dapat menyebabkan komplikasi.
  2. Lower uterine segment section, ini adalah jenis operasi caesar yang paling populer saat ini. Operasi caesar tipe ini sayatan dibuat di atas tepi kandung kemih dengan bentuk sayatan ini terjadinya kehilangan darah dapat berkurang.
  3. Operasi caesar emergency(darurat), tindakan operasi ini dilakukan jika dalam keadaan darurat yaitu ketika proses persalinan telah berlangsug namun ditengah jalan ada masalah dengan ibu ataupun bayi. Seperti misalnya persalinan macet dan stres pada janin.
  4. Crash caesarean section, berlangsung ketika proses persalinan tengah dalam progress. Tindakan operasi Caesar crash perlu dilakukan jika kondisi ibu, bayi, atau keduanya tidak memungkinkan untuk melanjutkan persalinan secara normal.
  5. Caesarean hysterectomy, adalah operasi Caesar yang diikuti dengan pengangkatan uterus. Tindakan ini baru akan dilakukan jika plasenta tidak dapat dipisahkan dari rahim.

Namun, ada 5 alasan mengapa seorang ibu memilih untuk melakukan operasi caesar, berikut diantaranya :

  1. Panggul ibu sempit, keadaan pinggul ibu yang terlalu sempit biasanya terjadi karena kondisi fisik ibu yang terlalu kecil dan janin yang berukuran lebih besar. Selain itu ibu yang berusia lebih dari 30 tahun juga memiliki resiko penyempitan panggul.
  2. Posisi bayi sungsang, kondisi sungsang ini yang paling sering dialami oleh setiap ibu yang menjadikan operasi caesar menjadi pilihannya. Karena jika bayi keluar dengan posisi pantat atau kaki terlebih dahulu bisa membahayakan janin maupun ibu.
  3. Bayi mengalami gangguan plasenta, jika ibu mengalami gangguan plasenta yang menyebabkan bayi harus mengalami kondisi khusus. Maka tindakan operasi menjadi pilihan yang paling aman untuk keduanya.
  4. Bayi kekurangan oksigen sehingga mempengaruhi detak jantung dan pernafasan bayi. Persalinan melalui operasi caesar inilah yang menjadi langkah untuk menyelamatkan bayi.
  5. Pembukaan mulut rahim yang tidak mengalami perkembangan. Kondisi ini dapat menyebabkan ibu menjadi sangat lelah sementara harus merasakan sakit akibat kontraksi yang terjadi terus menerus.
senam setelah melahirkan caesar
senam setelah melahirkan caesar

Cara Operasi Caesar Dilakukan Paling sering dibuat sayatan horizontal (mendatar) pada kulit diperut bagian bawah, kadang dilakukan sayatan vertikal, tergantung situasi dan penyulit saat operasi. Selanjutnya dilakukan sayatan pada rahim, cairan amnion diisap, dan bayi ditarik keluar dengan hati-hati. Biasanya operasi ini dilakukan oleh dua dokter, seorang dokter ahli obstetri dan seorang dokter asisten. Ketika bayi keluar tali pusat dijepit dan dipotong, lalu plasenta dikeluarkan, dan rahim diperiksa secara menyeluruh. Jika tidak ada riwayat operasi caesar yang menyebabkan perletakan pada rahim atau pengangkatan tumor dirahim sebelumnya, maka sampai pada tindakan ini diperlukan sekitar waktu 15 menit. Setelah bayi dan plasenta dikeluarkan, dokter akan menjahit jaringan yang dipotong tadi. Diperlukan waktu sekitar 30 menit, total tindakan memakan waktu sekitar 60 menit. Jika ibu pernah menjalani operasi caesar sebelumnya waktu yang dibutuhkan lebih lama, tergantung situasi dan dokter yang menangan. Pada persalinan kembar, butuh waktu 5 menit setiap kali mengeluarkan bayi.

baca juga : Luka Bekas Operasi Caesar Susah Kering? Ini Solusinya!!!

Hari pertama setelah melahirkan caesar ibu akan diberikan obat dalam dosisi rendah jika diperlukan. Beberapa dokter akan memperbolehkan ibu untuk makan dalam 24 jam pertama, adapun yang menunggu hingga ibu buang angin yang menandakan bahwa usus telah berfungsi normal. Ibu akan merasa tidak nyaman pada perut di hari kedua, hal ini karea organ pencernaan kembali beraktifitas secara normal. Kesembuhan setiap ibu berbeda-beda tergantung daya tahan tubuh dan efek obat bius yang diberikan. Jika kondisi ibu sudah stabil makan akan diizinkan untuk keluar dari rumah sakit dan setelah 2 minggu disarankan untuk kontrol.

Inilah Waktu Yang Tepat Untuk Senam Setelah Melahirkan Caesar

Seiring berkembangnya teknologi kedokteran, jenis benang operasi sudah sangat beragam dan kualitasnya yang bagus. Dahulu benang yang digunakan untuk melahirkan caesar merupakan benang dalam yang berasal dari usus kucing. Benang ini sangat rentan putus jika ibu banyak bergerak, namun jenis benang yang sekarang digunakan untuk menjahit luka operasi sudah sangat bagus. Sehingga akan mempercepat penyembuhan bekas luka, jenis benang yang digunakan sekarang malah akan menurun jika ibu tidak banyak bergerak. Penyembuhan luka pasca operasi biasanya membutuhkan waktu sekitar 4-6 minggu. Namun untuk sembuh total ibu membutuhkan waktu kisaran 12 minggu. Jika ibu ingin melakukan senam setelah melahirkan caesar sebaiknya 3 bulan pasca operasi caesar, karena menurut penelitian waktu tersebut sudah sembuh 100%.  Hindari mengangkat benda berat, jongkok terlalu lama, lengkapi nutrisi makanan yang seimbang sehingga penyembuhan pasca operasi caesar menjadi lebih cepat.

senam setelah melahirkan caesar
senam setelah melahirkan caesar

Ada beberapa manfaat dari senam setelah melahirkan caesar antara lain untuk mengurangi resiko cedera, membantu pemuliha pasca operasi caesar, dan membantu mengencangkan otot perut. Walaupun ini pasti akan terasa sedikit sakit pada bekas luka caesar, tetapi latihan ringan tidak akan membahayakan. Seperti pernafasan perut, senam kegel sambil duduk, peregangan kaki, berdiri agak dekat dari dinding. Latihan-latihan tersebut akan membantu jaringan di sekitar jahitan serta membantu jahitan menjadi semakin kuat. Ibu tidak perlu resak karena senam setelah melahirkan caesar memang terasa berat. Namun bila dilakukan secara rutin dengan cara benar, latihan ini akan memberi efek positif bagi tibuh ibu setelah melahirkan.

baca juga : Cara Diet Pasca Melahirkan Caesar Yang Benar dan Aman

Selain olahraga sangat penting untuk kesehatan tubuh pasca melahirkan, namun khusus untuk ibu setelah melahirkan caesar perlu menghindari beberapa jenis olahraga yang memberikan tekanan perut. Berikut olahraga yang perlu dihindari ibu setelah melahirkan caesar.

  1. Abdominal crunches

Gerakan yang memberi tekanan pada perut dan melatih kekuatan inti, perlu dihindari. Terlalu banyak memberi tekanan pada sayatan dan jaringan ikat, dapat membuat bekas luka melebar secara internal.

  1. Berlari

Meski membantu membakar kalori pasca kehamilan, berlari membutuhkan kekuatan inti dan pelvis. Ingat, tubuh masih membutuhkan masa pemulihan pasca persalinan. Sebaiknya, ibu bersabar dan memberikan waktu rihat untuk tubuh.

  1. Latihan angkat beban

Latihan angkat beban juga memberi tekanan pada kekuatan otot inti dan bisep. Sebaiknya ibu menghindari latihan berat yang memaksa otot perut bekerja intens. Ada baiknya, Anda melakukan latihan ringan yang disarankan oleh dokter.

  1. Menaikkan kaki

Tak perlu dipertanyakan lagi, senam menaikkan kaki juga memengaruhi tekanan pada perut dan menimbulkan risiko robeknya jaringan ikat. Parahnya, senam ini dapat melebarkan bekas luka internal. Tak ada salahnya Anda bersantai sejenak sambil menikmati momen bersama sang bayi, sambil menunggu waktu pemulihan.

Sekian yang dapat saya sampaikan, semoga dapat membantu kekhawatiran ibu yang ingin melakukan senam setelah melahirkan caesar. Apapun yang ibu lakukan selagi masih aman serta dipantau oleh dokter kandungan ibu, maka tidak akan membahayakan luka jahitan caesar.

*Semoga Bermanfaat*

Advertisement

senam setelah melahirkan casear

Klik untuk info lebih lanjut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *