Tips – Tips Merawat Luka Setelah Caesar Yang Baik

Hallo Bunda… Bagaimana kabarnya nih, kali ini saya akan membagikan tips merawat luka setelah caesar. Merawat jahitan atau luka setelah operasi memang gampang – gampang susah kan bun? Tetapi hal itu sangatlah penting bagi kesehatan Bunda. Pemulihan luka akan mulai setelah bius yang diberikan pada Bunda telah abis. Merawat jahitan atau luka bekas operasi dengan baik akan mencegah dari hal – hal yang dapat membahayakan Bunda. Seperti infeksi pada jahitan, jahitan operasi terbuka atau yang lainnya. Luka bekas operasi memang akan terasa tidak nyaman pada awalnya, namun lama kelamaan akan terbiasa dengan adanya jahitan atau luka operasi. Simaklah penjelasan merawat luka setelah caesar berikut.

Awal Pemulihan Luka

Ketika Anda sedang memulihkan diri dari setelah operasi terkait dengan masalah sayatan. Sayatan adalah luka operasi yang ditutup dengan cara dijahit oleh dokter, mungkin juga dijepit, ditempelkan, atau direkatkan. Perawatan yang tepat akan berubah menjadi bekas luka, sayatan dilakukan bervariasi berdasarkan dengan ukuran dan tempat sayatan.

merawat luka setelah caesar

Merawat luka setelah caesar pada bulan pertama setelah operasi, luka bekas caesar akan terlihat merah atau merah muda. Kemudian, warna luka menjadi lebih pucat dengan garis tipis. Beberapa wanita mungkin mempunyai luka lebih lebar dan lebih tebal dengan kuit yang timbul. Namun, jika tidak dirawat dengan benar, luka akan bermasalah.

Masalah bekas jahitan dapat terjadi setelah Anda melahirkan atau selama masa pemulihan. Salah satu asalah bekas jahitan yaitu infeksi, infeksi bekas jahitan akan timbul jika cara merawat luka setelah caesar belum Anda lakukan dengan baik. Bagi Anda yang melahirkan normal bisa saja mengalami infeksi, tetapi kemungkinannya lebih kecil dibanding dengan melahirkan caesar. Infeksi dapat terjadi karena adanya pertumbuhan bakteri pada jahitan Anda. Hal ini lebih sering terjadi pada wanita yang memiliki diabetes, penyakit autoimun atau komplikasi kehamilan (seperti tekanan darah tinggi).

Merawat Luka Setelah Caesar, Berikut Salah Satunya Yaitu Cara Mengganti Perban Setelah Operasi Caesar

Sering kesuitan saat harus mengganti perban dirumah? Memang bagi setiap orang yang telah melakukan operasi banyak yang berfikir bahwa melakukan perawatan pasca operasi akan membuat dirinya kesulitan atau takut jika luka tersebut tak kunjung sembuh. Jika Anda sudah diperbolehkan pulang oleh dokter, Anda tidak akan dirawat oleh perawat yang akan setiap saat mengganti perban. Tidak usah risau, karena merawat luka setelah caesar dirumah tidak serumit yang Anda bayangkan.

merawat luka setelah caesar

Merawat luka setelah caesar memang sangat dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan dalam melakukannya.  Jika tidak benar atau dilakukan secara asal – asalan lukapun akan sulit untuk sembuh dan bisa saja terjadi komplikasi seperti infeksi luka. Selain itu ada beberapa kasus setelah melakukan operasi, namun ada kesalahan saat merawat luka berakibat daging menonjol atau keloid. Kondisi ini merupakan pertumbuhan jaringanikat yang berlebihan dan muncul sebuah “daging jadi” yang tumbuh pada bagian luar kulit akibat bekas luka operasi.

Cara menghilangkan keloid juga tidak gampang, perlu operasi lagi. Tetapi ada alternatif lain yang hanya untuk mengecilkan keloid tidak untuk menghilangkan keloid sepenuhnya. Agar tidak terjadi keloid, saya akan membagikan cara mengganti perban yang baik dan benar agar luka setelah operasi caesar segera sembuh. Pernah melihat perawat mengganti perban dirumah sakit? nah caranya kurang lebih seperti itu, hanya saja dilakukan oleh Anda sendiri. Berikut penjabarannya :

  • Selalu memperhatikan kebersihan tangan

Merawat luka setelah caesar salah satunya dengan menjaga kebersihan tangan. Misalnya, sebelum mengganti perban, tangan harus steril agar kuman dan bakteri tidak akan masuk ke dalam luka atau perban yang akan diganti. Bakteri akan sangat cepat masuk ke dalam luka dan merekalah yang selalu menjadi penyebab terjadinya infeksi. Pastikan juga agar luka tidak terkena air agar luka tetap kering. Cucilah tangan dengan sabun dan air yang mengalir, lakukan ini setiap kali sebelum dan sesudah mengganti perban.

  • Perhatikan perban yang akan digunakan

Memperhatikan perban yang akan digunakan tidak ada salahnya, karena perban akan berpengaruh pada luka yang akan dibalut. Palin penting adalah kesterilan dan serat yang akan membantu sirkulasi darah dan sirkulasi udara pada luka tetap lancar.

  • Lihat perkembangan kesembuhan luka

Liatlah perkembangan luka pada beberapa hari setelah operasi, apabila mengalami perkembangan atau sudah terlihat kering. Anda sudah benar merawat luka setelah operasi caesar. Jika luka yang dialami terus saja basah, sebaiknya tanyakan kepada dokter kandungan Anda. Anda tetap harus menjaga perban agar tetap bersih untuk terhindar dari berbagai debu, goresan, dan bakteri.

Bagaimana jika perban menempel pada luka?

Perban menempel pada luka yang masih basah dan belum sepenuhnya kering. Hal ini akan selalu membuat kekhawatiran sebagian orang. Luka bekas operasi caesar sangat membutuhkan perawatan khusus, lakukan hal ini dengan hati – hati dan perlahan. Jangan coba – coba menarik perban yang menempel pada luka, karena itu akan menyebabkan luka yang telah mongering akan terkelupas kembali. Nantinya akan membutuhkan waktu lebih lama untuk pemulihan. Jika perban terus menempel, Anda bisa mencoba dengan menggunakan air hangat untuk memudahkan perban lepas dari luka. Bisa juga menggunakan cairan infus, karena itu sangat membantu untuk membuka perban yang menempel.

Berikut panduan jika Anda hendak mengganti perban sendiri :

  1. Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun
  2. Gunakan sarung tangan bila menolong orang lain
  3. Lepaskan perban
  4. Ganti sarung tangan steril
  5. Bersihkan dengan kasa steril dan larutan garam fisiologis
  6. Oleskan salep antibiotik
  7. Tutup dengan balutan tahan air atau tutup dengan plester dan kasa
  8. Segera hubungi dokter jika terjadi :
  • Nyeri pada luka
  • Demam
  • Luka operasi bertambah merah, bengkak, dan terasa hangat
  • Keluar nanah, darah, atau cairan lain
  • Jahitan operasi terbuka
  • Luka berbau
  • Muncul kemerahan, gatal, bintik – bintik seperti jerawat di sekitar balutan penutup luka
Tips Merawat Luka Setelah Caesar Supaya Cepat Sembuh

Setelah melahirkan caesar, dokter akan memberi tahu Anda cara merawat luka setelah caesar dengan benar. Berikut instruksi yang perlu diketahui :

  • Kapan harus melepas perban. Dalam beberapa kasus, perban akan dilepaskan sehari setelah operasi caesar. Ini tergantung dengan lokasi sayatan operasi, sebagian besar luka tidak membutuhkan perban setelah beberapa hari. Namun, Anda mungkin akan menggunakan perban untuk melindungi bekas luka.
  • Biarkan luka kering. Terutama pada 24 jam pertama, hindari mandi pada hari pertama. Biasanya untuk mencuci dengan sabun dan air dilakukan pada hari kedua. Mandilah daripada jika Anda memiliki jahitan atau selotip kulit pada jahitan Anda, lalu keringkan secara perlahan dengan handuk.

baca juga : Penyembuhan Luka Pasca Operasi Caesar Menggunakan Obat Herbal

  • Menghilangkan jahitan. Hal ini akan dilakukan oleh dokter, tidak Anda lakukan sendiri. Dia akan menghilangkan jahitan yang tidak hilang ke kulit Anda. Jenis – jenis jahitan biasanya dihapus 3 hari – 3 minggu setelah operasi caesar. Kembali lagi ini semua tergantung dimana mereka dan seberapa cepat luka Anda sembuh. Dokter mungkin akan menerapkan pita kulit setelah jahita dilepas. Pita kulit memberikan tambahan dukungan luka, ini dapat dihapus dalam 3 – 7 hari. Kadang – kadang sayatan akan ditutup dengan jahitan internal (jahitan di bawah permukaan kulit). Biasanya akan diserap oleh tubuh secara bertahap dan tidak perlu dihilangkan. Supaya kulit sembuh total mungkin membutuhkan waktu hingga berbulan – bulan.
  • Batasi gerakan di sekitar jahitan. Membatasi gerakan pada sekitar perut akan meningkatkan penyembuhan. Hindari aktifitas yang dapat menyebabkan luka operasi terbuka. Hindari mengangkat beban berat dan olahraga yang berat pada bulan pertama setelah operasi caesar. Jangan sungkan untuk konsultasi dengan dokter jika terjadi hal yang membuat Anda takut atau panik.
  • Mencuci tangan sebelum dan sesudah merawat luka setelah caesar. Karena agar terhindar dari bakteri yang dapat menimbulkan infeksi pada luka Anda.

Hal yang perlu dipertimbangkan oleh Anda dalam merawat luka setelah caesar

  • Jika jahitan terbuka, langsung tanyakan pada dokter kandungan Anda. Kemungkinan dokter akan memutuskan untuk tidak menutup lagi jahitannya. Jika hal itu terjadi pada Anda, dokter akan memberi tahu bagaimana cara merawat luka setelah caesar yang benar. Kemungkinan akan melibatkan penggunaan perban untuk menyerap drainase yang berasal dari luka. Perban harus sering diganti dan luka akan sembuh dari bagian dalam ke luar.
  • Jika sayatan berwarna merah, kemungkinan luka Anda terkena infeksi. Beberapa kemerahan normal, segera konsultasikan dengan dokter jika kemerahan meningkat atau menyebar lebih dari setengah inci dari luka. Selain terjadi infeksi, bisa juga luka Anda menimbulkan nanah.
  • Jika jahitan memudar, ganti perban anda dengan perban baru atau kain kasa yang bersih dan kering. Menerapkan tekanan langsung pada luka selama beberapa menit untuk menghentikan pendarahan. Jika darah terus keluar segera ke dokter.
  • Jika Anda sedang keluar ruangan, tutupi bekas luka dengan plester selama 6 bulan pertama setelah caesar. Bekas penyembuhan bekas luka akan menggelap dan menjadi nyata jika terbakar matahari.

baca juga : Apakah Efek Pada Bayi Yang Terlahir Melalui Operasi Caesar?

Hal itulah yang dapat saya sampaikan mengenai merawat luka setelah caesar yang perlu Anda ketahui. Cobalah cara tersebut, semoga dapat membantu Anda dan diberikan kesehatan selalu setelah melahirkan caesar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *