Syarat Melahirkan Normal Setelah Operasi Caesar

Melahirkan Normal Setelah Caesar – Wanita hamil membutuhkan banyak bantuan. Kadang – kadang mereka membutuhkan bantuan untuk mendapat tempat ternyaman, seperti sedang menaiki transportasi umum. Membutuhkan dukungan emosional ekstra, bantuan untuk melakukan hal – hal yang sekiranya tidak bisa dilakukan seperti membungkuk. Ketika ibu yang sebelumnya melahirkan secara caesar ingin melahirkan secara normal di kehamilan selanjutnya, ada beberapara syarat melahirkan normal setelah caesar yang perlu ibu tau.

melahirkan normal setelah caesar

Saat ini diketahui bahwa wanita yang pernah melakukan persalinan caesar sebelumnya masih bisa melakukan proses persalinan vagina atau normal dengan aman. Melahirkan normal setelah caesar diseut juga VBAC (Vaginal Birth After Cesarean). VBAC merupakan ilihan yang aman bagi banyak wanita. Meskipun demikian tidak setiap wanita dapat melakukan VBAC.

Namun, proses melahirkan membuat banyak wanita merasakan takut walaupun sudah melahirkan sebelumnya. Jadi pengalaman pertama bagi ibu dan ketika proses persalinan kedua berbeda dengan yang pertama anggap sebagai tambahan pengetahuan dan pengalaman baru.

Syarat melahirkan normal setelah caesar yang merupakan faktor medis yag menjadi pertibangan dokter sebelum VBAC :

1. Jenis Sayatan Caesar

Ada 3 macam sayatan yang digunakan dalam melakukan operasi cesar, yaitu melintang rendah (sayatannya dari sisi ke sisi dibuat di bagian bawah rahim), ini adalah yang paling sering digunakan. Selanjutnya sayatan vertikal rendah (yaitu atas & bawah yang dibuat pada bagian bawah dari rahim), dan yang terakhir adalah sayatan tinggi vertikal atau sayatan ‘klasik ​​(arahnya dari atas ke bawah dn dibuat pada bagian atas rahim). Sayatan klasik ini yang paling memungkinkan untuk pecah, sehingga wanita yang punya bekas sayatan seperti ini disarankan untuk tidak melakukan VBAC. Para calon ibu yang akan melakukan VBAC adalah mereka yang punya sayatan melintang rendah.

Alasan Caesar sebelumnya, apabila alasan Anda Caesar ialah karena bayi yang sungsang ataupun detak jantungnya tidak teratur. Maka Bunda punya peluang untuk mempunyai melakukan VBAC tanpa adanya komplikasi. Namun apabila alasan Caesarnya karena leher rahim yang tidak melebar ataupun kepala bayi yang tidak turun, maka kesempatan Bunda melakukan VBAC cukup rendah. Baca juga: 5 Tips Mudah Mengencangkan Perut Pasca Melahirkan.

2. Seberapa sehat Bunda & bayi

Apabila kesehatan bayi ternyata tidak stabil atau mungkin ada komplikasi. Misalnya seperti anak Anda yang berada dalam posisinya yang sungsang, Anda tidak dapat malakukan VBAC. Kesehatan Bunda juga akan diperhitungkan. Kondisi diabetes dan juga tekanan darah tinggi bisa membuat VBAC jadi lebih berisiko. American College of Obstetricians & Gynecologists atau ACOG menyatakan bahwa dokter kandungan pernah melakukan Caesar perlu hadir di dalam tiap kelahiran VBAC. Karena alasan tersebut, kelahiran di rumah juga tidak dianjurkan bagi ibu yang ingin mencoba VBAC.

3. Berapa kali sudah melakukan caesar

VBAC aman untuk wanita yang baru sekali melakukan operasi caesar. Meskipun beberapa ibu ada yang sudah beberapa kali operasi Caesar mau mencoba VBAC. Namun sulit untuk menemukan dokter yang mau menanganinya karena memang terlalu berisiko. Baca juga: 5 Langkah Turunkan Berat Badan Setelah Persalinan.

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *