Bunda, Mungkinkah Melahirkan Normal Setelah 2 Kali Caesar?

Melahirkan normal setelah 2 kali caesar – Melahirkan normal merupakan keinginan semua wanita hamil, karena melahirkan normal hanya merasakan sakit pada saat proses persalinan dan memiliki resiko yang kecil terjadi infeksi rahim. Tetapi jaman sekarang banyak yang memilih jalur persalinan melalui operasi caesar, mereka yang memilih melahirkan caesar tidak menginginkan merasakan sakit saat melahirkan.

Namun, efek dari melahirkan caesar akan terasa setelah proses persalinan selesai. Melahirkan caesar juga dapat mengakibatkan beberapa resiko salah satu yang akan terjadi pada Bunda yang salah dalam merawat luka yaitu dapat menyebabkan infeksi pada bekas luka caesar. Berikut akan saya bagikan pada Bunda yang menginginkan melahirkan normal setelah 2 kali caesar.

Melahirkan Normal Setelah 2 Kali Caesar, Mungkinkah Bunda?

Tak jarang juga Bunda yang telah beberapa kali melahirkan caesar menginginkan melahirkan normal. Tetapi, Mungkinkan melahirkan normal setelah 2 kali caesar? Pada wanita yang pernah menjalani operasi caesar. Kehamilan memang sebaiknya ditunda hingga 18 bulan setelah melahirkan caesar untuk mencegah terjadinya robekan / ruptur pada rahim. Semakin sering operasi, maka resiko terjadinya ruptur rahim semakin meningkat. Namun, tak usah hawatir selama Bunda masih melakukan kontrol rutin ke dokter kandungan.

Dahulu, sempat dicetuskan bahwa bagi Bunda yang telah sekali melahirkan caesar, maka proses persalinan selanjutnya harus dengan proses caesar juga. Tetapi, kini melahirkan normal setelah sebelumnya melahirkan caesar menjadi populer kembali. Hal itu bisa dilakukan dengan catatan harus memperhatikan kondisi masing – masing Bunda terlebih dahulu. Tidak semua yang memiliki riwayat melahirkan caesar dapat melahirkan normal, kasusnya harus dilihat satu persatu. Alangkah baiknya didiskusikan dengan dokter kandungan Bunda mengenai kondisi dan kemungkinan untuk melahirkan normal.

melahirkan normal setelah 2 kali caesar

Menurut American Congress of Obstetricians dan Gynecologist (ACOG), kelahiran normal setelah melahirkan caesar dikenal dengan Vaginal Birth After Cesarean (VBAC). Bisa menjadi pilihan yang aman dan tepat, VBAC dapat bekerja untuk Bunda yang telah melalui 1 atau 2 operasi caesar sebelumnya.

Apa Manfaat dari VBAC?

Vaginal Birth After Cesarean atau VBAC adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan persalinan normal seorang wanita setelah melahirkan melalui operasi caesar. The Mayo Clinic mencatat bahwa manfaat VBAC dapat mencakup :

  • Tidak perlu melalui proses operasi untuk kelahiran si kecil.
  • Pemulihan lebih cepat, jika Bunda melahirkan normal. Bunda juga akan menghabiskan lebih sedikit waktu dirumah sakit, ini berarti lebih sedikit biaya yang dikeluarkan. Selain itu Bunda juga bisa berharap untuk merasa lebih baik secara fisik lebih cepat.
  • Rasa keterlibatan yang lebih besar saat melahirkan, melahirkan normal dapat membuat Bunda merasa lebih seperti seorang wanita yang sempurna yang dapat melahirkan.
  • Memiliki lebih sedikit resiko pada kehamilan berikutnya, resiko seperti infeksi, cedera organ, dan kehilangan darah yang dapat meningkatkan kelahiran caesar berulang. Jika Bunda merencanakan melahirkan normal setelah melahirkan caesar atau VBAC, konsutasikan terlebih dahulu pada dokter jika itu menajdi pilihan terbaik untuk Bunda.
  • Bunda cenderung akan memiliki lebih sedikit masalah dengan persalinan mendatang atau berikutnya.

National Institutes of Health (NIH) menyarankan bahwa melahirkan normal setelah 2 kali caesar yang sukses sebenarnya adalah cara teraman seorang wanita yang melahirkan caesar sebelumnya untuk selanjutnya melahirkan normal. Tingkat keberhasilan di antara wanita yang mencoba hal ini adalah antara 60% hingga 80%.

baca juga : 6 Cara Menghindari Tindakan Operasi Caesar

Simak pengalaman Bunda yang melahirkan normal setelah 2 kali Caesar

Proses melahirkan apapun caranya pasti akan menjadi cerita tersendiri bagi Bunda, baik melahirkan normal atau melahirkan caesar. Masih banyak yang berpendapat, jika anak pertama caesar maka anak kedua dan seterusnya juga akan melalui caesar. Nyatanya tak demikian, ada Bunda yang sebelumnya melahirkan melalui operasi caesar bisa menjalani proses melahirkan normal atau dalam medis instilah tersebut dikenal dengan VBAC (Vaginal Birth After Cesarean).

Seperti yang dialami oleh Bunda Lutfi Dwi Pujiastuti, beliau memiliki 2 jagoan ini sudah mencoba 2 proses melahirkan baik caesar maupun normal. Putra pertamanya Diffi (7) dilahirkan melalui operasi caesar karena kontraksi tak muncul sama sekali padahal kandungan sudah matang. Sementara putra keduanya, Kay(3) dilahirkan dengan melalui persalinan normal dengan proses yang cukup panjang.

“Waktu hamil kay, pendarahan dari awal kehamilan cukup sering karena memang letak plasenta dibawah. Jelang melahirkan, pendarahan makin sering, ada kontraksi, dan dokter tidak memperbolehkan pulang. Saat itu ingin sekali rasanya melahirkan normal, alasan utamanya inginmerasakan sakitnya seperti apa,” kata Lutfi.

Rasa ingin tahu sakitnya kontraksi ternyata yang membuat Lutfi kukuh ingin melahirkan normal. Hal itu mengingat saat melahirkan putra pertamanya ia sekali tak merasakan kontraksi karena langsung menjalani operasi caesar. Saat melahirkan Kay, proses pembukaan berjalan selama 3 hari. Ia berada satu minggu di rumah sakit dan membuatnya ingin menerah.

“Waktu di rumah sakit sempat mau menyerah, karena menunggu bukaan cukup lama hingga berhari – hari. Apalagi dokter tidak memperbolehkan induksi karena khawatir bisa membahayakan jahitan caesar sebelumnya. Dokter dengan sabar dan telaten, membuat saya lebih semangat lahi,” kata Bunda Lutfi yang berusia 32 tahun.

Proses melahirkan dijalaninya dengan baik, ia didampingi dokter dan pasangan yang cukup sabar. Meski sempat ingin menyerah setelah mendengar tangisan Kay, merasa kesabarn dan usahanya terbayar. Memang setelahnya ia merasakan lelah yang luar biasa.

“Walaupun sakit tapi senang dapat melahirkan normal pas tahu kepala sudah muncul lebih semangat,” ujarnya.

Apa saja resiko melahirkan normal setelah 2 kali caesar?

Hal yang paling beresiko adalah kelahiran caesar darurat setelah gagal VBAC, ini bisa gagal karena ruptur uterus. Disinilah rahim terasa sakit di sepanjang bekas luka operasi caesar sebelumnya. Jika terjadi ruptur uteri, kelahiran caesar darurat akan diperlukan untuk menghindari komplikasi berbahaya. Termasuk dengan pendarahan berat, infeksi luka dan kerusakan otak pada bayi.

melahirkan normal setelah 2 kali caesar

Histerektomi atau pengangkatan rahim mungkin akan diperlukan juga. Jika ini dilakukan, maka Bunda tidak akan bisa hamil lagi. Untungnya ACOG (Congress of Obstetricians dan Gynecologist) mencatat bahwa resiko ruptur uterus pada wanita yang memiliki sayatan melintang rendah, hanya sekitar 1 dari 500.

Bahaya yang akan dihadapi bunda saat akan melahirkan normal setelah caesar 2 kali:

  1. Terbukanya sayatan melahirkan caesar sebelumnya

Memperhatikan kondisi sayatan ketika melahirkan normal perlu di waspadai, karena saat melahirkan normal Anda akan mengedan. Saat mengedan dikhawatirkan jika sayatan akan membuka, diperlukan jahitan ulang untuk membetulkan jahitan yang terbuka. Hal ini bisa terjadi pada wanita hamil yang melahirkan dengan jarak dekat, misal jarak kelahiran kurang dari 2 tahun.

  1. Pendarahan

Hal ini juga rentang terjadisaat melakukan kelahiran normal, terutama bagi yang bekas sayatannya terbuka saat melahirkan normal. Beberapa kondisi pendarahan juga perlu diwaspadai saat menjalani proses kehamilan seperti hamil anggur.

  1. Pecah rahim

Wanita hamil yang akan melahirkan normal setelah 2 kali caesar bisa terkena pecah rahim, alasannya yaitu sayatan yang dilakukan saat caesar bisa membuka dan merenggang kembali saat melahirkan normal. Oleh sebab itu, saat melahirkan normal setelah melahirkan caesar sedikit dilakukan oleh pihak medis. Meski begitu program yang dilakukan dokter tentang VBAC tergolong sukses dan tingkat keberhasilannya sebanyak 80%.

  1. Komplikasi kehamilan

Bagi Anda yang ingin melahirkan normal setelah 2 kali caesar rentan untuk terkena komplikasi. Komplikasi yang terjadi misalnya, pendarahan pasca melahirkan, denyut jantung meningkat, hipertensi dalam kehamilan, rasa pusing yang berlebihan, mual dan muntah menjelang persalinan. Komplikasi itulah yang harus diperhatikan oleh dokter dan Anda sendiri.

  1. Kesehatan bayi terganggu

Penelitian yang dilakukan di Inggris menunjukkan fakta bahwa wanita hamil yang melahirkan normal setelah 2 kali caesar bisa memiliki bayi yang kesehatannya terganggu. Beberapa kondisi kehamilan yang membahayakan bayi, seperti bahaya bayi meminum air ketuban saat lahir, bayi lahir prematur, dan bayi kuning.

baca juga : Apakah Efek Pada Bayi Yang Terlahir Melalui Operasi Caesar?

  1. Infeksi rahim

Bunda yang melahirkan normal setelah 2 kali caesar bisa membuat Anda terkena infeksi rahim, terutama Anda yang memiliki bekas jahitan di rahim.

  1. Anemia

Jika bunda melahirkan normal dan kehabisan banyak darah akibatnya adalah akan terkena anemia. Anemia sangat membahayakan kondisi bunda, sebab anemia bisa disebabkan oleh kadar hb yang rendah. Resiko kematian bisa mengincar Bunda yang terkena anemia saat melahirkan. Agar terhindar dari anemia selama kehamilan dapat dengan mengonsumsi buah pisang, madu, dan buah naga.

Peluang Bunda berhasil melahirkan normal setelah caesar 2 kali, dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut:

  • Bayi menunduk
  • Bayi tidak dianggap besar dengan berat kurang dari 11 ons, maka dapat sukses melahirkan normal setelah caesar.
  • Memiliki sayatan uterus yang melintang rendah, sehingga tidak memiliki bekas luka vertikal atau berbentu T.
  • Persalinan dimulai secara spontan, ketika Anda diinduksi maka kontraksi dapat menjadi lebih kuat dan lebih cepat. Meningkatkan kemungkinan ruptur uterus.

Peluang melahirkan normal setelah 2 kali caesar yang sukses dapat berkurang jika melewati tanggal jatuh tempo melahirkan atau sudah menjalani lebih dari 2 kali operasi caesar. Dalam beberapa kasus, VBAC mungkin tidak aman, jika mengalami ruptur uteri pada kehamilan sebelumnya. Bisa juga Anda memiliki sayatan vertikal dari kelahiran caesar sebelumnya. Maka tidak dianjurkan untuk Bunda melahirkan normal.

baca juga : Cara Terbaik Agar Cepat Sembuh Pasca Operasi Caesar

Persiapan jika Bunda menginginkan melahirkan normal setelah 2 kali caesar.

Pelajari semua yang Bunda tau mengenai melahirkan normal setelah 2 kali caesar, bicarakan dengan dokter tentang peluang keberhasilan Bunda berdasarkan riwayat medis dan kehamilan saat ini. Harus mempertimbangkan untuk meneliti dan memilih penyedia yang mendukung VBAC, serta memiliki tingkat kelahiran caesar yang rendah. Carilah kelas persalinan yang mencakup VBAC dan pastikan pasangan juga memiliki ide itu. Pilih rumah sakit dengan hati – hati, selama VBAC pemantauan yang cermat terhadap Bunda dan bayi akan menjadi penting untuk mengurangi resiko komplikasi.

Jika hal itu mungkin terjadi, tunggu hingga persalinan mulai dengan sendirinya. Ingat bahwa obat yang digunakan untuk menginduksi persalinan dapat menghasilkan kontraksi yang lebih kuat dan lebih cepat, hal ini meningkatkan resiko ruptur uterus.

Itulah yang dapat saya sampaikan mengenai pengetahuan melahirkan normal setelah 2 kali caesar. Semoga bermanfaat dan dapat Bunda pahami. Sehat selalu dan jagalah kebersihan diri demi menghindari hal – hal yang tidak diinginkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *