Melahirkan Cesar? Benarkah Pilihan Yang Tepat Untuk Proses Persalinan?

melahirkan cesar

melahirkan cesar
melahirkan cesar

Sekarang banyak sekali wanita yang lebih memilih untuk melakukan persalinan melalui operasi caesar dibanding dengan melakukan persalinan normal. Namun perlu diketahui terdapat bahaya besar jika ibu tidak mengetahui cara yang baik dan benar untuk merawat luka bekas operasi caesar. Meskipun melalui melahirkan cesar lebih cepat, namun tidak dengan rasa sakit yang dirasakan ketika melahirkan secara normal. Proses penyembuhan pasca operasi caesar sangat lama dibanding persalinan normal. Resiko melahirkan cesar yang akan dialami juga lebih besar dibanding melahirkan normal

Melahirkan cesar bisa juga direncanakan jauh-jauh hari sebelumnya, operasi ini disebut operasi caesar elektif. Kondisi ini dilakukan apabila dokter menemukan ada masalah kesehatan pada ibu atau ibu menderita penyakit, sehingga tidak memungkinkan untuk melahirkan normal. Caesar bisa dilakukan secara elektif atau darurat(emergency), elektif maksudnya operasi ini bisa dilakukan dengan perencanaan yang matang jauh-jauh hari sebelum proses persalinan. Sedangkan emergency berarti caesar dilakukan ketika proses persalinan sedang berlangsung namun karena suatu keadaan kegawatan maka operasi caesar harus segera dilakukan.

Efek Samping Setelah Melahirkan Cesar

Terlepas dari itu semua, proses melahirkan cesar tidak semudah yang dibayangkan. Sang ibu harus menjalani beberapa tahap dan merasakan rasa sakit pasca operasi dan resikonya pun empat kali lebih besar daripada melahirkan secara alami atau normal. Normalnya menyembuhkan luka bekas caesar kurang lebih 3 – 4 minggu atau bisa saja lebih. Perawatan luka pasca operasi sebiknya dirawat dengan baik supaya tidak menyebabkan infeksi yang dapat memperpanjang masa penyembuhan.

melahirkan cesar
melahirkan cesar

Apakah yang membuat seseorang memilih persalinan caesar? Berikut beberapa hal yang membuat orang memilih persalinan caesar :

5 Hal Yang Mendorong Seseorang Untuk Menjalani Proses Melahirkan Cesar

Meski melahirkan cesar dilegalkan dalam situasi apa pun, beberapa orang memiliki alasan medis tertentu untuk melakukannya. Berikut ini ada 5 hal yang mewajibkan wanita melahirkan dengan cara bedah caesar.

  1. Posisi Bayi Sungsang

Bayi dikatakan dalam posisi sungsang apabila kepalanya tidak berada di jalan lahir. Jika diteruskan melalui persalinan normal, berisiko terhadap keselamatan bayi. Semisal, tali pusat terjepit sehingga peredaran darah dan oksigen pada janin menjadi terhambat.

2. Faktor Usia dan Kesehatan Sang Ibu

Meski kesehatan bisa ditunjang dengan vitamin untuk ibu hamil, faktor usia tetap memengaruhi penanganan kelahiran. Wanita yang hamil di usia 35 tahun keatas rentan terkena komplikasi. Karena itu, bayi harus lahir lewat operasi caesar.

3. Kondisi Jalan Lahir

Salah satu jalan lahir yang harus dilewati bayi adalah panggul. Jika tidak memungkinkan untuk melahirkan secara normal, tindakan operasi harus dilakukan. Pasalnya, kondisi ini bisa mengakibatkan rahim robek, pendarahan, dan kematian.

4. Kelainan pada Janin yang Akan Dilahirkan

Bentuk kelainan pada janin bermacam-macam, semisal makrosomia. Berat bayi yang mengidap makrosomia biasanya mencapai 5 kg. Kondisi tersebut mengharuskan ibu untuk melakukan operasi caesar.

5. Kelahiran Bayi Kembar

Pada beberapa kasus, bayi kembar bisa dilahirkan secara normal. Namun, tidak semua ibu memiliki kondisi fisik yang kuat. Karena itu, disarankan untuk melahirkan lewat operasi caesar.

Ada 3 fakta yang perlu ibu ketahui mengenai persalinan melalui operasi caesar, antara lain :

  1. Berani menerima konsekuensi prosedur operasi

Semakin berkembangnya teknologi membuat ibu hamil memilih menjalani operasi caesar, sehingga prosedur ini dianggap biasa. Namun, seharusnya proses operasi caesar ini dilakukan jika persalinan normal tidak lagi bisa dilakukan. Kemungkinan karena kondisi ibu atau bayi yang tidak memungkinkan dan akan menimbulkan resiko. Sama dengan operasi lainnya, operasi caesar ini memiliki resiko yang tinggi untuk ibu dan bayi. Walaupun operasi caesar ini tidak terasa sakit saat proses persalinannya, namun efeknya akan terasa saat setelah proses operasi selesai.

  1. Tidak tahu apakah semua baik-baik saja setelah operasi

Setelah proses persalinan selesai dokter akan memastikan hingga efek obat bius menghilang, hal tersebut untuk menentukan operasi caesar berhasil atau tidak. Setelahnya Ibu juga akan diperiksa setiap jam untuk memastikan tidak ada komplikasi pasca operasi. Saat proses operasi ibu memang dalam keadaan sadar, karena hanya sebagian tubuhnya yang dibius agar tidak merasakan sakit. Pergerakan yang dilakukan oleh tim medis saat operasi dapat ibu rasakan seperti saat membelah perut dan mengeluarkan bayi. Bisa jadi perasaan seperti itu dapat menimbulkan trauma bagi ibu yang baru pertama kali menjalani operasi caesar.

  1. Melewati proses penyembuhan yang lama

Masa pemulihannya pun akan membutuhkan waktu yang lama bagi ibu yang melalui operasi caesar. Waktu yang dibutuhkan untuk sembuh total kurang lebih 3-6 bulan. Proses penyembuhan bisa lebih lama dari batas normal jika perawatan luka tidak dilakukan dengan benar, serta nutrisi yang dibutuhkan pasca operasi caesar tidak dipenuhi. Seperti protein, vitamin C, karbohidrat, makanan berserat, dan lain sebagainya.

Penyembuhan Pasca Melahirkan Cesar Yang Terbaik

melahirkan cesar
melahirkan cesar

Setelah melahirkan cesar tidak mungkin ibu dan bayi diperbolehkan langsung pulang. Karena perawatan setelah operasi caesar sangat dibutuhkan terutama full 24 jam setelah operasi caesar. Ibu dirawat di rumah sakit kurang lebih 3-4 hari atau bahkan bisa lebih tergantung dengan kondisi setiap ibu. Perawatan diri sendiri agar cepat pulih dan kembali beraktifitas dengan normal, membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan. Hal tersebut dapat terlaksana jika ibu dapat merawat bekas luka dengan benar dan menghindari berbagai macam hal seperti makanan, minuman, dan aktifitas yang harus dihindari. Beberapa pantangan yang sebaiknya dihindari setelah melahirkan cesar antara lain :

  • Membasahi bekas luka operasi

Umumnya, jahitan operasi caesar akan dicabut 2-3 minggu kemudian. Hal ini membuat ibu harus menjaga benar-benar bekas luka operasi supaya tetap kering sehingga pemulihan luka akan cepat terjadi.

  • Tidak menjaga kebersihan diri

Setelah pulang dari rumah sakit ibu harus selalu menjaga luka operasi agar tetap bersih. Mengganti perban terkadang tidak perlu dilakukan sendiri, karena perban akan di ganti saat ibu kembali kontrol ke dokter. Pastikanlah area sekitar luka tetap bersih.

  • Diet terlalu ketat

Ibu setelah melahirkan biasanya akan memiliki bentuk badan yang lebih gemuk dari sebelum melahirkan. Hal tersebutlah yang menjadikan banyak ibu melakukan diet ketat setelah melahirkan dan terkadang hal tersebut dapat membahayakan ibu. Bagi ibu yang ingin melakukan diet, ada baiknya lakukan diet yang sehat saja agar proses pemulihan tidak terganggu. Diet yang terlalu ketat setelah melahirkan cesar tidak hanya mempengaruhi proses pemulihan tetapi juga mempengaruhi kualitas ASI.

  • Kurang makanan berserat dan minum air putih

Setelah melahirkan cesar banyak yang mengalami sembelit dan perut terasa kembung. Hal ini akan membuat ibu tidak merasa nyaman. Apalagi jika ibu mengejan lebih keras, maka akan timbul rasa sakit pada bekas luka operasi. Maka untuk mencegah hal tersebut, sebaiknya ibu perbanyak makan makanan yang mengandung serat dan perbanyak minum air putih.

  • Membawa benda berat

Proses melahirkan cesar yang meninggalkan bekas luka pastinya ibu harus berhati-hati saat melakukan aktifitas. Hindari membawa benda berat yang melebihi berat badan bayi, karena hal ini akan mempengaruhi bekas luka operasi. Resiko yang mungkin terjadi jika ibu melakukan hal tersebut bisa saja jahitan terbuka, terjadi infeksi, dan lain sebagainya.

Penyembuhan pasca operasi caesar dilakukan dengan cara merawat luka jahitan dengan benar. Terdapat beberapa hal yang dapat membantu tubuh ibu untuk menyembuhkan luka jahitan, antara lain :

  • Jaga kebersihan luka

Cara merawat luka jahitan operasi caesar yang pertama yaitu menjaga kebersihan luka selama masa pemulihan awal untuk mencegah infeksi. Ketika mandi ibu bisa membasuhnya menggunakan air dan sedikit sabun, setelahnya keringkan dengan handuk bersih cukup dengan menepuk lembut.  Sebaiknya tidak menutup luka bekas operasi terlalu ketat, sebab hal ini dapat menyebabkan iritasi.

  • Jangan sampai kelelahan

Memiliki waktu istirahat yang cukup merupakan cara merawat luka jahitan operasi caesar yang paling penting. Karena dengan waktu istirahat yang cukup, luka jahitan akan lebih cepat sembuh dan ibu dapat beraktifitas seperti semula. Hindari mengangkat benda berat atau gerakan besar yang memungkinkan terjadinya peregangan pada kulit bekas luka.

  • Jaga sirkulasi udara luka

Menjaga sirkulasi udara pada luka salah satunya jagan terlalu menutup luka. Sehingga luka tidak terpapar dengan udara, sebenarnya udara dapat mendorong penyembuhan luka. Mengenakan pakaian yang longgarmerupakan salah satu cara menjaga sirkulasi udara pada luka.

  • Makan makanan yang bernutrisi

Cara merawat luka jahitan operasi caesar tidak hanya berfokus pada kebersihan, namun juga makanan perlu diperhatikan. Mengonsumsi makanan sehat yang mengandung banyak gizi serta nutrisi yang seimbang. Konsumsilah makanan dengan kandungan vitamin A, vitamin C, serta gandum utuh yang ada pada sereal maupu roti gandum sebagai sarapan pagi. Selain itu makanan wajib untuk dikonsumsi oleh ibu dalam masa pemulihan adalah protein, mineral, zinc, dan vitamin.

  • Minum banyak cairan

Konsumsi banyak cairan pasca operasi caesar sangat dibutuhkan karena untuk mengganti cairan yang hilang saat proses persalinan. Selain dapat menggannti cairan yang hilang, banyak konsumsi air dapat untuk mencegah sembelit.

  • Gunakan pakaian longgar

Tak hanya penggunaan perban yang ketat, namun Ibu juga diharuskan menggunakan pakaian yang tidak terlalu ketat karena dapat menyebabkan iritasi. Menggunakan pakaian longgar sangat dianjurkan untuk beberapa saat seperti pakai kaos, piyama, celana atau rok, dan daster.

Konsumsi Obat-obatan juga bisa ibu lakukan agar luka jahitan cepat kering. Banyak jenis obat-obatan pasca operasi caesar yang ditawarkan dari obat herbal hingga obat cina yang harganya bervariasi dari yang murah hingga yang paling mahal. Kali ini saya akan rekomendasikan obat pasca operasi caesar yang 100% alami dan aman untuk dikonsumsi selama masa pemulihan. Obat Herbal ini mengandung ekstrak ikan gabus atau ikan kutuk yang sangat baik untuk dikonsumsi, karena memiliki kandungan protein yang sangat tinggi.

melahirkan cesar

artikel terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *