Makanan Yang Tidak Boleh Di Konsumsi Sebelum Persalinan Caesar

Makanan Sebelum Caesar

makanan sebelum caesar
makanan sebelum caesar

Makanan sebelum caesar – Mempersiapkan diri untuk menjalani tindakan operasi, maka Bunda harus lebih memperhatikan asupan makanan agar mempercepat proses pemulihan nantinya. Mencukupi asupan nutrisi yang tepat akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu dalam proses penyembuhan lebih cepat. Selain itu, mengonsumsi jenis makanan sebelum caesar juga bisa membantu mengurangi stres seseorang jelang atau pasca menjalani tindakan operasi.

Alasan Memilih Makanan Sebelum Caesar

Penelitian di Brigham and Women’s Hospital menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan tertentu sebelum menjalani operasi dapat meningkatkan proses penyembuhan seseorang. Hal ini dapat membantu mengurangi stres seseorang jelang atau pasca operasi. Ilmuan menemukan bahwa makan makanan rendah lemak dan kalori selama beberapa hari sebelum operasi dapat meningkatkan penyembuhan. Pasalnya, makanan itu akan membatasi peradangan ketika irisan pisau bedah melalui lapisan lemak tubuh untuk mencapai organ yang harus dioperasi. “Ahli bedah mengetahui bahwa meminimalisir ketakutan atau trauma pasca operasi bisa mempercepat pemulihan pasien,” ujar peneliti, C Keith Ozaki, dilansir dari Easy Health.

Apabila seseorang akan menjalani operasi jantung, pembuluh darah, dan hati. Maka wajib mengonsumsi makanan rendah lemak secara rutin beberapa hari menjelang operasi. Makanan padat nutrisi dapat membantu melindungi tubuh terhadap stres operasi. Terutama membuat orang yang menjalani operasi vaskuler yang memiliki resiko komplikasi lebih besar.

baca juga : Tips Pemulihan Rahim Setelah Melahirkan Melalui Operasi Caesar

Sebelum menjalani operasi, Bunda juga memiliki pantangan untuk mengonsumsi beberapa jenis makanan tertentu. Fungsinya untuk mencegah terjadinya komplikasi setelah melakukan operasi, salah satunya inflamasi atau peradangan.

Solanasceous glycoalkaloids, atau SGAs, adalah senyawa alami yang ditemukan pada makanan seperti kentang, tomat dan terong. Pada kentang, semakin hijau kulit kentang, semakin tinggi kadar solanaceous gliycoalkaloids-nya. Jika Bunda mengonsumsi makanan yang mengandung SGAs secara berlebih sebelum operasi, maka Bunda berisiko mengalami keterlambatan pemulihan atau sadar dari obat bius. Jadi, makanan sebelum operasi yang baiknya Bunda hindari adalah kentang yang memiliki kulit berwarna kehijau-hijauan ataupun yang telah tumbuh tunas.

Jenis makanan sebelum caesar yang sebaiknya dihindari

Selain itu, Bunda juga harus menghindari makanan yang banyak mengandung lemak, gula, serat dan jenis makanan apapun yang sulit dicerna, seperti:

  • Gorengan
  • Cookies
  • Permen
  • Keripik
  • Santen
  • Kopi hitam
  • Alkohol
  • Soda
  • Makanan produk olahan susu
  • Makanan lain yang merupakan produk junk food

Jika Bunda rutin mengonsumsi vitamin dan suplemen, ada baiknya hentikan penggunaannya seminggu sebelum operasi. Diskusikan obat apa pun yang sedang Bunda konsumsi dengan dokter. Pasalnya ada beberapa jenis obat yang bisa dikonsumsi sesuai resep, namun ada juga obat yang harus dihentikan sebelum operasi.

Sebagian dokter melarang makan atau minum delapan jam pada operasi caesar yang direncanakan. Kehadiran makanan di saluran pencernaan bisa membuat mual atau muntah. Namun, bagi yang disarankan melakukan operasi caesar secara mendadak, bisa beri tahu dokter apa dan kapan terakhir Bunda makan.

baca juga : TIPS PENYEMBUHAN PASCA OPERASI CAESAR YANG AMAN DAN MUDAH

Posisi operasi memiliki 3 pilihan sayatan, jika ada teman Bunda yang mungkin memiliki bekas luka operasi vertikal, bukan berarti Bunda disayat pada bagian tersebut. Pilihan sayatan tersebut adalah sayatan horizontal bawah (low transverse incision) ini yang paling sering dilakukan, sayatan vertikal tengah perut (classical incision) kondisi ini biasanya pada kehamilan dengan komplikasi, dan sayatan vertikal perut bawah (low vertical incision) terjadi pada kehamilan pada posisi janin yang tidak biasa.

Bagi Bunda yang melahirkan normal biasanya sudah bisa keluar dari rumah sakit dua-tiga hari kemudian. Sementara ibu yang melahirkan caesar butuh waktu lebih dari itu sekitar empat-lima hari. Hal ini penting diketahui, berjaga-jaga jika ada kondis berencana melahirkan normal, tapi ada kondisi darurut sehingga harus caesar. Sehingga, Bunda sudah memiliki bayangan akan melakukan apa. Sesudah boleh pulang ke rumah, ibu yang melahirkan caesar akan melewati masa pemulihan. Dokter akan membatasi aktivitas selama dua minggu. Sehingga perlu dipikirkan siapa yang akan membantu Bunda dalam melewati masa pemulihan. Jika tidak ada saudara dekat yang bisa membantu, bisa pikirkan untuk mencari jasa pembantu. Biasanya, bisa kembali beraktivitas biasa sekitar 6-8 minggu sesudah melahirkan operasi caesar.

makanan sebelum caesar
makanan sebelum caesar
Makanan Sebelum Caesar Yang Baik Untuk Dikonsumsi

Waktu persalinan yang semakin dekat, berbagai persiapanpun dilakukan. Jika sebelumnya sudah mempersiapkan diri dengan minum susu hamil dan menjaga kesehatan, kini kesiapan mental akan diuji. Disinilah awal kekhawatiran itu muncul, Bolehkah ibu hamil makan sebelum persalinan? Sebenarnya makan sebelum persalinan boleh saja. Hal ini berlaku untuk persalinan normal maupun operasi caesar. Meski demikian, Anda juga harus memilih jenis makanan sebelum caesar dengan cermat. Dianjurkan juga konsumsi jenis makanan berikut sebelum caesar yang baik untuk dikonsumsi :

  • Roti

Ibu hamil membutuhkan banyak energi untuk melahirkan, jadi makanan sumber karbohidrat jelas dibutuhkan. Namun tidak ada salahnya makan nasi dan lauk, tetapi akan lebih baik jika Anda makan roti saja. Jika ingin kenyang lebih lama, Anda bisa memilih roti gandum ditambah dengan selai.

baca juga : Inilah Cara Mengatasi Perut Besar Setelah Melahirkan Caesar

  • Biskuit

Sebelum memutuskan untuk makan biskuit sebelum melahirkan. Ada satu hal yang perlu Anda ketahui, biskuit yang dimaksud disini adalah biskuit sehat seperti biskuit gandum. Ini tidak termasuk biskuit krim atau biskuit asin, lagipula disini sebenarnya Anda tidak membutuhkan makanan yang tinggi gula atau makanan yang kaya akan nutrisi. Makanan seperti itu bisa Anda penuhi saat masa kehamilan, termasuk juga dengan susu hamil.

  • Buah

Jenis makanan sebelum caesar yang terakhir adalah buah. Mudah dicerna namun juga mengandung karbohidrat sehat, itulah kenapa buah bisa jadi pilihan tepat dan layak dikonsumsi sebelum melahirkan. Jenis buah yang dipilih bisa seperti buah apel, pisang, dan alpukat. Buah-buahan tersebut juga mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk memperlancar persalinan. Jika anda masih mencari makanan lain yang bisa menjadi pilihan alternatif, ada kentang, sup, dan yogurt. Makanan tersebut aman dikonsumsi dan baik untuk membantu persalinan.

Sekian penjelasan mengenai makanan sebelum caesar yang sebaiknya dihindari dan dilakukan oleh Ibu hamil. Semoga Lancar Persalinan yang akan Bunda laksanakan. 🙂

*** Semoga Bermanfaat ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *