Keuntungan Dan Kerugian Operasi Caesar Yang Wajib Diketahui Ibu Hamil

Kerugian Operasi Caesar

kerugian operasi caesar
kerugian operasi caesar

Kerugian operasi caesar – Melahirkan merupakan keinginan semua wanita, terutama melahirkan secara normal. Tapi tidak dipungkiri jika harus melahirkan secara caesar, persalinan caesar merupakan persalinan yang dilakukan dengan cara operasi bedah perut utuk mengambil bayi dari rahim. Prosedur persalinan ini memang sudah umum yang dilakukan untuk membantu persalinan mudah. Melakukan persalinan ini memang harus dengan beberapa syarat dan mendapatkan persetujuan dokter. Memilih persalinan melalui operasi caesar akan memiliki beberapa keuntungan dan kerugian operasi caesar, Berikut penjelasannya.

Melahirkan caesar sudah digunakan sejak abad 19 dan hanya dilakukan jika ada masalah dalam proses melahirkan. Seperti kepala bayi lebih besar dari panggul ibu, bayi terlilit tali pusar dan denyut jantung bayi menurun, serta pecah ketuban dan tekanan darah ibu tinggi. Banyak calon ibu yang tanpa berpikir panjang lebih memilih melakukan persalinan melalui operasi caesar karena beragam alasan. Mulai dari memperoleh tanggal cantik untuk hari lahir, takut vaginanya rusak, dan mempertahankan tradisi hari baik untuk bersalin. Melahirkan caesar merupakan proses medis yang membantu kelahiran dengan menyayat dinding perut (abdomen) dan dinding rahim (uterus).

“Operasi caesar sepertinya sudah menjadi tren, banyak ibu yang memilih caesar. Mereka kira jika caesar maka tidak akan merasakan nyeri atau sakit yang berlebihan, makannya banyak yang meminta pada dokter untuk caesar,” kata dr. Eddy SpOG. Menurut dokter hal tersebut tidak benar, persalinan yang tidak alami seperti operasi caesar memiliki banyak kerugian. “Operasi caesar itu banyak ruginya, kalau memang masih bisa normal ya lakukan persalinan normal. Percaya sama Tuhan dan dokter juga, kalau kondisinya atas indikasi baru lakukan operasi caesar,” kata dr. Rina.

Beberapa Faktor Yang Dipertimbangan Dokter Melakukan Operasi Caesar

Kondisi Bayi

  • Bila air ketuban pecah dan belum ada kontraksi untuk melahirkan
  • Bayi premature
  • Posisi bayi belum dijalan lahir (sungsang) padahal sudah saatnya keluar
  • Bayi terlilit tali pusar sehingga tidak bisa lahir normal

Kondisi Ibu

  • Tenaga bunda untuk mengedan sudah habis
  • Ibu mengalami preklamsia
  • Jalan lahir tidak cukup, mungkin karena panggul ibu kecil atau bayi terlalu besar
  • Sebelumnya sudah pernah melakukan operasi caesar dan jarak kelahiran yang snagat dekat dengan kelahiran sebelumnya

Kerugian operasi caesar, dapat mempengaruhi perkembangan otak si kecil

Melahirkan melalui operasi caesar dapat mempengaruhi perkembangan otak si kecil. Para ilmuan mengatakan, cara kelahiran mempengaruhi setidaknya kemampuan si kecil berkonsentrasi. Penelitian sebelumnya melaporkan, faktor-fakor misalnya berat saat lahir dan usia ibu berdampak terhadap perkembangan fungsi kognitif anak. tetapi hanya sedikit yang diketahui bagaimaa kejadian kelahiran dapat mempengaruhi perkembangan otak dan kemampuan berpikir.

Penelitian yang dilakukan oleh para penelitian di Universitas York di Kanada, hal ini merupakan penelitian pertama yang menganalisis cara kelahiran. Penelitian yang dipimpin oleh Scott Adler dan Audrey Wong Kee You, membandingkan perhatian spasial bayi-bayi lewat proses persalinan normal dengan yang lahir melalui proses operasi caesar. Mereka menemukan, persalinan caesar memperlambat perhatian spasial bayi. Perhatian spasial dapat memberitahu seberapa baik mereka untuk memprioritaskan dan fokus pada objek atau area yang menarik.

Para peneliti melakukan dua percobaan yang melibatkan berbagai kelompok bayi berusia tiga bulan. Gerakan mata bayi dipantau untuk mengindikasikan objek yang menarik perhatian mereka, mata tidak bisa bergerak jika perhatiannya tidak terarahkan. Percobaan pertama, yakni tes pengisyaratan spasial, menguji stimulus yang digerakkan oleh perhatian spasial terhadap 24 bayi. Mereka melihat gerakan mata saccadic (cepat) bayi menuju tempat di mana target diletakkan. Hasilnya, perhatian reflektif dan gerakan mata cepat bayi yang lahir melalui persalinan caesar lebih lambat dibandingkan dengan bayi yang lahir secara normal. Hal tersebut terjadi bukan karena bayi mencoba memilih isyarat tepat dengan lebih akurat. Para peneliti percaya hal tersebut disebabkan karena perkembangan otak bayi yang dilahirkan lewat persalinan caesar dipengaruhi oleh metode kelahiran mereka serta kemampuan mereka untuk memberikan perhatian spasial.

Menurut beberapa dokter kandungan, Ada beberapa kerugian operasi caesar kemungkinan akan dialami Ibu antara lain :
  • Bila persalinan dilakukan caesar, maka ada beberapa ketidaknyamanan yang akan dirasakan meski operasi berjalan lancar. Seperti ibu akan meraakan tidak nyaman saat bergerak maupun ketika tidur.
  • Beberapa hari pasca persalinan akan timbul rasa nyeri hebat yang kadarnya tidak selalu sama setiap ibu.
  • Ibu harus menjalani waktu rawat inap yang lebih lama dibanding dengan persalinan normal, karena proses penyembuhan akibat pembedahan jauh lebih lama.
  • Freakuensi pendarahan lebih tinggi
  • Bayi caesar berpeluang lebih tinggi mengalami gangguan pernafasan (neonatal respiratory distress). “Biasanya berisiko juga pada bayi gangguan pernafasan misalnya, biasanya banyak dikatakan karena meminum air ketuban,” kata dr. Eddy.
  • Ada kemungkinan terjadi trauma pada organ tubuh yang lain
  • Ada bekas jahitan operasi pada perut bagian bawah
  • Biaya operasi relatif tinggi antara 6-12 juta
  • Memiliki kemungkinan mengalami infeksi dan pendarahan lebih besar dibandingkan persalinan normal
  • Membutuhkan masa pemulihan lebih lama dibanding persalinan normal

baca juga : TIPS PENYEMBUHAN PASCA OPERASI CAESAR YANG AMAN DAN MUDAH

selain itu ada juga keuntungan dari persalinan caesar, antara lain :
  • Tidak terasa sakit, karena tidak harus mengalami kontraksi dalam waktu yang terlalu lama.
  • Kelebihan operasi Caesar hanya bila indikasi medis pada persalinan normal berisiko tinggi, sehingga operasi Caesar menjadi cara teraman untuk melakukan persalinan (dapat meminimalisir risiko dari suatu komplikasi kehamilan atau riwayat penyakit ibu hamil).
  • Karena ibu ketika di operasi dalam kedaan sadar, tidak lemah akibat kondisi mengejan, maka Inisiasi Menyusui dini dapat dilakukan dengan mudah (segera).
  • Risiko terkena Ambeien lebih kecil karena tidak harus mengejan.
  • Operasi Caesar akan meminimalisir kemungkinan penularan infeksi tertentu dari ibu ke bayi.
  • Bisa memilih tanggal kelahiran, tetapi dalam hal ini masih menjadi kontroversi (antara boleh dan tidaknya), tetutama dalam hukum agama Islam.
  • Organ reproduksi ibu tidak mengalami kerusakan
  • Ada kondisi yang tidak memungkinkan bagi ibu untuk melakukan persalinan normal
  • Tidak melewati masa mengedan, maka tidak ada peregangan otot panggul dan vagina

itulah beberapa manfaat yang bisa didapatkan ibu ketika memilih melahirkan melalui persalinan caesar. Setidaknya keuntungan tersebut membuat ibu yang tidak tenang, namun tidak dapat dipungkiri persalinan ini memiliki kerugian operasi caesar. Tak usah merasa takut jika memang diharuskan melakukan persalinan dengan operasi caesar sesuai anjuran dokter.

*** Semoga Bermanfaat 🙂 ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *