Operasi Caesar Archives - Page 2 of 8 - Melahirkan Caesar
Makanan Yang Baik Sebelum Melahirkan Caesar, Wajib Bunda Coba!!!

Makanan Yang Baik Sebelum Melahirkan Caesar, Wajib Bunda Coba!!!

Makanan Yang Baik Sebelum Melahirkan Caesar

makanan yang baik sebelum melahirkan caesar
makanan yang baik sebelum melahirkan caesar

Jenis persalinan apapun yang akan Anda lakukan baik sudah direncanakan ataupun belum. Melahirkan caesar tidak bisa dikesampingkan, karena jika Anda sudah merencanakan melahirkan normal bisa saja dipertengahan ada permasalahan pada kelahiran dan diharuskan melalui operasi caesar. Setiap ibu juga sudah ditentukan oleh dokter waktu untuk melahirkan yang sesuai dengan perhitungan. Ada baiknya juga untuk konsumsi makanan yang baik sebelum melahirkan caesar, agar masa pemulihan setelah operasi caesar dapat berlangsung cepat. Apa saja makanan yang baik sebelum melahirkan caesar? Yuk kita simak penjelasan dibawah ini.

Persiapan apa saja yang dilakukan sebelum melahirkan caesar?

Apakah Anda ingin melakukan operasi caesar? Maka perhatikan berat badan Anda sejak dini. Melahirkan caesar merupakan proses persalinan yang dilakukan dengan cara menyayat dinding perut dan dinding rahim. Tindakan medis ini boleh dilakukan jika ada masalah kesehatan tertentu atau atas anjuran dokter. Salah satu masalah yang banyak terjadi adalah pinggul kecil atau bayi sungsang. Jika Anda memang dianjurkan untuk melakukan perasi caesar, ini ada beberapa persiapan sebelum melahirkan caesar :

  • Siapkan mental dan fisik.

Pada trimester terakhir kehamilan, Ibu harus senantiasa menjaga tubuh agar lebih fit dan siap menghadapi operasi nanti, misalnya dengan tidur yang cukup. Selain kebugaran tubuh, pikiran Ibu juga harus positif dan percaya bahwa semuanya akan berjalan dengan lancar. Jika keduanya sudah dilakukan, maka mental Ibu pasti akan lebih siap untuk menghadapi operasi nanti.

  • Mandi dengan air hangat sebelum operasi.

Jika operasi caesar sudah direncanakan, bersihkan dulu seluruh tubuh Ibu dengan air hangat sebelum operasi. Pasalnya, air hangat dapat mengatasi stres menjelang persalinan. Ruang operasi memang sudah steril, namun tetaplah bersihkan seluruh tubuh dengan sabun antiseptik ya, Bu.

  • Berdiskusi dengan dokter.

Setelah menyetujui akan melakukan persalinan secara caesar, Ibu harus selalu aktif berkomunikasi dengan dokter yang akan menangani proses persalinan nanti. Ibu juga harus tahu bahwa rasa sakit setelah operasi caesar akan lebih terasa dibandingkan dengan persalinan secara normal akibat bekas jahitan. Konsultasikan juga mengenai riwayat kesehatan Ibu, kebutuhan akan donor darah, dan alergi obat-obatan bila ada.

  • Siapkan semua perlengkapan yang akan dibawa ke rumah sakit.

Sebelum melakukan persalinan caesar, Ibu juga harus memastikan bahwa suami atau kerabat yang menemani proses persalinan nanti membawa keperluan untuk Ibu dan si Kecil. Ibu bisa melihat daftar perlengkapan yang perlu dibawa ke rumah sakit,

baca juga : Masa Nifas Setelah Melahirkan Caesar, Apakah Harus 40 hari?

Ada beberapa hal juga yang perlu diperhatikan juga ketika Anda ingin melahirkan caesar, antara lain sebagai berikut :

  1. Kesehatan ibu

Kesehatan ibu merupakan hal pertama yang perlu diperhatikan sebelum melahirkan caesar. Meski tak mengalami proses mengedan, melahirkan caesar akan menghabiskan darah dalam jumlah besar dibanding melahirkan normal. Karena kesehatan fisik yang bagus juga akan berpengaruh pada kesehatan mental saat persalinan.

  1. Umur janin

Hal kedua yaitu umur janin dalam kandungan, dokter akan mempersilahkan calon orang tua memilih tanggal pada usia kandungan 38-40 minggu. Saat umur ini janin dianggap sudah organ yang dimiliki sudah berfungsi dengan baik. Meskipun lewat operasi, persalinan yang akan dilakukan ada baiknya ketika sudah terjadi kontraksi. Karena hal itu akan mengurangi resiko organ yang belum berfungsi normal menjadi kecil.

  1. Ketersediaan darah

Hal yang satu ini perlu dipertanyakan pada pihak rumah sakit. Ini dilakukan untuk berjaga-jaga bila terjadi kondisi darurat selama proses persalinan. Standar rumah sakit berbea-beda mengenai ketersediaan darah, maka dari itu jangan sampai terjadi kondisi kritis si ibu mengalami kekurangan darah.

  1. Pro Inisiasi Menyusui Dini di Rumah Sakit

Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah proses menyusui pada bayi yang dimulai secepatnya setelah bayi dilahirkan. IMD tak hanya berguna pada bayi tetapi juga untuk ibu, saat ini belum semua rumah sakit melakukan hal ini saat persalinan caesar. Sebenarnya kewajiban memberikan IMD sudah diatur dalam peraturan menteri kesehatan (Permenkes) 5 tahun 2014. Pasal 2 menyebutkan tenaga kesehatan wajib melaksanakan IMD terhadap bayi  yang baru lahir kepada ibu minimal selama 1 jam, jika tidak ada indikasi medis.

  1. Biaya Rumah Sakit

Terakhir yang perlu diperhatikan yaitu mengenai biaya rumah sakit dan persalinan. Jangan malu untuk mencari informasi mengenai biaya persalinan melalui operasi caesar dan fasilitas dari rumah sakit. Karena dengan mengetahui hal tersebut, Anda bisa mempersiapkan uang sesuai dengan informasi yang didapat atau bahkan lebih dari itu untuk persiapan hal lain yang mungkin tidak diduga sebelumnya.

Makan sebelum operasi caesar mempercepat pemulihan? Apa saja makanan yang baik sebelum melahirkan caesar?

Lebih dari 100 tahun protokol medis, Anda biasanya tidak diperbolehkan makan setidaknya 12 jam sebelum operasi dilakukan. Namun, ada pendekatan baru yang mengubah kebiasaan tersebut. Karena makan sebelum operasi justru dapat mempercepat masa pemulihan, dilansir dari Dailymail, pendekatan baru dielopori di akhir tahun 90 oleh ahli bedah Denmark, Profesor Henrik. Menurutnya, protokol medis lama tidak memperbolehkan Anda makan 12 jam sebelum operasi. Selain itu, bila Anda menjalani operasi perut, maka Anda tidak boleh makan hingga seminggu setelah operasi dan hanya boleh bergerak di tempat tidur selama berminggu-minggu.

makanan yang baik sebelum melahirkan caesar
makanan yang baik sebelum melahirkan caesar

Dengan demikian, tidak mengherankan bila Anda sering mengalami penurunan berat badan yang dramatis, khususnya bagi orang yang lemah dan usia lanjut. Bila dibiarkan seperti ini, pasca operasi Anda justru lebih lemah dan rentan terhadap infeksi, sehingga akan memakan waktu laama untuk pemulihan. Bertentangan dengan tradisi konvensional, Prof Kehlet justru merekomendasikan Anda untuk diberi makanan yang kaya karbohidrat seperti kentang dan pasta sampai 6 jam sebelum operasi, serta minuman berenergi tinggi sampai 2 jam sebelum operasi. Selain itu, setelah operasi pun Anda sebaiknya makan sesegera mungkin. Anda juga hendaknya bangun dan banyak bergerak di hari berikutnya, bukan hanya beristirahat di tempat tidur. “Bergerak juga merupakan hal yang penting. Tidak bergerak dan hanya tidur di tempat tidur dalam waktu yang lama akan meningkatkan risiko infeksi sehingga dapat memperpanjang penyakit,” jelas Prof Kehlet.

“Alasan utama tidak memperbolehkan Anda makan sebelum operasi adalah resiko kesulitan bernafas. Karena makanan dari lambung masuk ke paru-paru, tetapi resiko ini sangat minimal.” Kata Prof Kehlet.  Makanan sebelum operasi yang bia Anda konsumsi adalah jenis makanan yang mengandung banyak antioksidan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

baca juga : Jahitan Caesar Di lem? Beginilah Yang Terjadi Setelah Operasi Caesar

Jumlah waktu yang diperlukan untuk berpuasa makan sebelum operasi akan tergantung pada prosedur apa yang Anda jalani. Namun, biasanya enam sampai delapan jam untuk makanan, dan dua jam untuk cairan. Dalam pedoman puasa pra-operasinya, American Society of Anesthesiologists mengatakan bahwa aman untuk orang sehat dari segala usia yang menjalani operasi terencana untuk mengonsumsi:

makanan yang baik sebelum melahirkan caesar
makanan yang baik sebelum melahirkan caesar

1. Cairan bening, termasuk air putih, teh, kopi hitam, minuman berkarbonasi, dan jus buah tanpa ampas, hingga dua jam sebelum operasi. Anda mungkin diwanti-wanti untuk menghindari beberapa jenis cairan, seperti susu, atau teh/kopi yang menggunakan krimer karena minuman ini memiliki protein dan lemak di dalamnya yang dapat merusak paru-paru Anda.

2. Makanan ringan yang bisa terasa kenyang sampai 6 jam sebelum operasi, antara lain :

  • Roti, salah satu makanan sumber karbohidrat dan ibu hamil sangat membutuhkan banyak energi untuk melahirkan. Namun, ada juga yang makan nasi dengan lauk, tetapi lebih baik jika Anda makan roti saja. Bisa konsumsi roti gandum agar rasa kenyang bisa tahan lebih lama.
  • Biskuit, biskuit yang dimaksud adalah biskuit sehat sepert biskuit gandum, ini tidak termasuk biskuit krim atau biskuit asin. Sebenarnya Anda tidak membutuhkan makanan yang tinggi gula atau makanan kaya nutrisi. Makanan seperti itu bisa Anda penuhi saat hamil.
  • Buah, buah merupakan salah satu makanan yang baik sebelum melahirkan caesar yang mudah dicerna namun juga mengandung karbohidrat sehat. Hal itulah yang menjadikan buah dipilih menjadi makanan ringan sebelum operasi. Beberapa buah yang biasa dikonsumsi seperti apel, pisang, dan alpukat. Buah tersebut mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk memperlancar persalinan.

baca juga : Buah Pasca Caesar Yang Baik dan Aman Untuk Ibu Menyusui

3. Makanan berat, termasuk gorengan atau makanan berlemak/berdaging, hingga delapan jam sebelum operasi. Namun begitu, orang tua masih disarankan untuk tidak memberikan anak-anak mereka makanan padat pada tengah malam malam sebelum operasi. Cairan bening, seperti air, jus apel, minuman olahraga, puding atau agar, aman untuk dikonsumsi sampai empat jam sebelum prosedur.

Selain itu, Anda juga harus menghindari makanan yang banyak mengandung lemak, gula, serat dan jenis makanan apapun yang sulit dicerna, seperti:

  • Gorengan
  • Cookies
  • Permen
  • Keripik
  • Santen
  • Kopi hitam
  • Alkohol
  • Soda
  • Makanan produk olahan susu
  • Makanan lain yang merupakan produk junk food

Jika Anda rutin mengonsumsi vitamin dan suplemen, ada baiknya hentikan penggunaannya seminggu sebelum operasi. Diskusikan obat apa pun yang sedang Anda konsumsi dengan dokter. Pasalnya ada beberapa jenis obat yang bisa Anda konsumsi sesuai resep, namun ada juga obat yang harus dihentikan sebelum operasi.

Setelah melahirkan caesar tak ada salahnya juga untuk konsumsi obat herbal yang dapat membantu penyembuhan luka bekas operasi. Nah, kali ini saya akan rekomendasikan produk herbal kami yang benama Kapsul Kutuk Premium.

Buang Air Besar Setelah Melahirkan Caesar Terasa Sulit? Ini Solusinyaaa!!

Buang Air Besar Setelah Melahirkan Caesar Terasa Sulit? Ini Solusinyaaa!!

Buang Air Besar Setelah Melahirkan Caesar

buang air besar setelah melahirkan caesar
buang air besar setelah melahirkan caesar

Mengalami susah buang air besar setelah melahiirkan caesar mungkin bisa saja terjadi pada setiap ibu. Namun, susah buang air besar sebenarnya tidak hanya dialami oleh ibu setelah melahirkan caesar. Hampir semua orang pasti pernah mengalami hal tersebut, bahkan bayi sampai anak-anakpun pernah mengalami masalah ini. Mengapa demikian? Untuk penjelasan lebih lanjut, simaklah penjelasan dibawah ini mengenai penyebab dan cara mengatasi susah buang air besar setelah melahirkan caesar atau lebih umum diartikan sebagai sembelit.

Apa sih Penyebab Susah Buang Air Besar Setelah Melahirkan Caesar?

Susah buang air besar setelah melahrkan caesar atau yang lebih sering disebut sembelit adalah suatu kondisi dimana buang air besar lebih jarang dari biasanya karena feses atau tinja yang kering keras. Sehingga susah dikeluarkan dan menimbulkan rasa sakit saat hendak BAB. Dalam bahasa kedokteran sembelit ini disebut dengan istilah konstipasi, pada orang dewasa disebut konstipasi jika tidak buang air besar (defekasi) selama 3 hari berturut-turut dalam seminggu. Sedangkan sembelit pada anak, jika tidak buang air besar selama 5 hari. Masalah sembelit lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan laki-laki terutama sembelit saat wanita hamil. (baca juga : Kembung Setelah Operasi Caesar, Inilah yang Menjadi Penyebabnya!!)

Sebenarnya melahirkan caesar berhubungan dengan organ reproduksi, sedangkan BAB berhubungan dengan saluran pencernaan. Sehingga jika sudah 2 bulan seharusnya hal ini sudah tidak berkaitan lagi. Saat akan dilakukan operasi caesar ibu akan dibius dan obat bius memang akan berpengaruh pda pergerakan usus. Sehingga ibu setelah operasi akan dipuasakan sampai ususnya sudah kembali normal. Hal ini ditandai dengan sudah biang angin ataupun didengarkan melalui stetoskop. Keluhan perih uang dirasakan jika terjadi pada perut, mungkin karena bekas operasi. Pada saat buang air besar, khususnya mengedan akan meningkatkan tekanan di dalam perut sehingga bekas operasi tersebut mungkin akan terasa sakit. Rasa nyeri biasanya tidak berlangsung hingga 2 bulan, setelah melahirkan caesar ibu akan dirawat sampai dirasa dapat berobat jalan.

buang air besar setelah melahirkan caesar
buang air besar setelah melahirkan caesar

Namun, penyebab keluhan susah buang air besar setelah melahirkan caesar bisa terjadi karena banyak hal antara lain :

  • Kurangnya asupan cairan juga dapat membuat tinja makin keras dan susah untuk keluar.
  • Asupan makanan yang kurang
  • Aktivitas fisik sedikit
  • Kebiaaan BAB terlalu lama sehingga membuat tinja makin lama dan mengeras di dalam kolon.
  • Makanan yang kurang mengandung serat menyebabkan tinja makin keras dan peristaltik usus kurang baik.
  • Pengaruh obat anestesi saat operasi, obat bius yang diberikan memiliki efek samping mengurangi kontraksi usus.
  • Kebiasaan minumobat pencahar yang berlebihan malah akan mengganggu peristaltik usus
  • Terbentuknya perlengketan/adhesi. Adhesi dpat terbentuk akibat peradangan dari bekas operasi dan berpotensi menarik usus hingga menyebabkan penyumbatan.

Agar buang air besar lancar ibu dapat mengonsumsi serat dari sayuran dan buah dan juga mengonsumsi air putih yang cukup. Apabila keluhan tidak membaik dan rasa nyeri pada anus, sebaiknya periksakan diri ke dokter khususnya dokter spesialis bedah untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Bisa juga terdapat gangguan lain seperti ambien dan lainnya.

Segera mengatasi sembelit atau susah buang air besar sangatlah penting, karena jika berlangsung lama dan parah akan menimbulkan komplikasi antara lain :

  • Fecal Impaction, sembelit kronis yang disebabkan oleh pengumpulan feses yang keras terjebak pada usus besar sehingga tiak bisa dikeluarkan melalui proses defekasi
  • Rektum Prolaps, rektum atau bagian yang lebih dalam dari anus dapatmenonjol keluar karena feses keras.
  • Wasir, sembelit yang berlangsung lama dan sering akan mempermudah terjadinya pelearan pembuluh darah vena di sekitar anus
  • Anal Fissure atau robeknya anus, feses yang keras dan besar berpotensi melukai anus hingga robek dan berdarah.

Cara Mengatasi Susah Buang Air Besar Setelah Melahirkan Caesar

Susah buang air besar setelah melahirkan caesar merupakan hal yang mungkin akan terjadi. Gangguan buang air besar yang sering dialami salah satunya adalah sembelit atau konstipasi. Sembelit yang terjadi setelah operasi caesar biasanya disebabkan oleh kondisi postoperative ileus yaitu ketika gerakan saluran pencernaan melambat atau bahkan berhenti sama sekali. Biasanya hal ini terjadi sampai beberapa hari setelah melahirkan caesar.

buang air besar setelah melahirkan caesar
buang air besar setelah melahirkan caesar

Mengatasi sembelit setelah melahirkan caesar sama dengan operasi pada umumnya, yaitu :

  • Olahraga ringan

Aktivitas fisik dapat meningkatkan kekuatan otot usus dan membantu pergerakannya. Ibu bisa lakukan jalan ringan setiap pagi selama 15-30 menit untuk melancarkan peredaran darah. Di usahakan tidak melakukan olahraga berat agar bekas jahitan cepat kering.

  • Kunyah permen karet

Hal ini mungkin banyak yang belum tau, ada suatu penelitian menyebutkan bahwa mengunyah permen karet bisa membantu mengurangi sembelit. Kegiatan mengunyah tanpa harus menelan membuat air liur mengalir di mulut dan mengirim sinyal ke usus bahwa ada makanan yang harus dicerna dan kunyahlah permen karet hingga ibu ingin kentut.

  • Banyak minum air putih dan serat

Memperbanyak air putih dan serat dapat membantu feses menjadi lebih lunak sehingga mudah melewati usus. Minum air minimal 2 liter per hari dan tambahkan buah-buahan atau sayur pada menu makanan Anda sehari-hari untuk membantu mengatasi sembelit.

baca juga : Buah Pasca Caesar Yang Baik dan Aman Untuk Ibu Menyusui

  • Konsumsi buah-buahan

Konsumsi buah tidak hanya bisa dimakan langsung, melainkan bisa juga dijadikan sebuah minuman seperti jus. Nah untuk itu berikut 5 jenis jus buah yang dapat membantu atasa sembelit :

  1. Jus Tomat

Mengonsumsi jus tomat juga bisa mengatasi sembelit atau susah buang air besar yang kamu alami. Sebab, serat dan mineral cukup tinggi. Tomat bisa pula melindungi fungsi hati. Jadi jika pencernaanmu lancar, maka wasir dan sembelit tidak akan terjadi.

  1. Jus Mangga

Selain memberikan kesegaran yang alami, jus mangga memiliki banyak nutrisi, misalnya seperti vitamin C, kalium, dan beta karoten. Fungsinya pun beragam, antara lain menutrisi kulit dan rambut, mencegah penyakit jantung, mencegah dehidrasi, mengontrol tekanan darah, hingga mencegah sekaligus mengatasi sembelit.

  1. Jus Apel

Apel mengandung sorbitol yang berfungsi membantu dan mengatur pencernaan usus besar agar lebih lancar. Apel juga memberi tambahan mineral dan serat yang dibutuhkan pencernaan. Zat besi di dalam apel juga bisa memberikan kekuatan tambahan pada tubuhmu.

  1. Jus Lemon

Kandungan vitamin C yang kaya dari jus lemon ini bisa membantu melembutkan feses supaya tidak sembelit. Selain itu, lemon juga bisa mengobati gangguan pencernaan. Kamu yang memiliki masalah pencernaan, setidaknya harus minum jus atau air lemon dua gelas setiap hari.

  1. Jus Semangka

Semangka mengandung banyak mineral, tentu saja jus buah berwarna merah ini jadi pilihanb yang tepat. Semangka juga mengandung banyak serat, sehingga pencernaanmu akan lancar kalau mengonsumsinya.

  • Jangan menahan buang air besar

Ketika sudah ingin buang air besar sebaiknya dituruti saja. Karena menunda buang hajat akan membuat feses tertahan dan akan membuatnya semakin keras akhirnya susah dikeluarkan.

Lalu, buang air besar dengan cara jongkok bermasalahkah? Jawabnya Tidak. Namun apabila dirasakan nyeri yang berlebihan ketika jongkok, maka disarankan mengambil alternatif lain agar BAB tidak perlu jongkok. Usahakan untuk melakukan beberapa cara diatas agar otot perut lebih cepat stabil, sehingga dapt mengurangi keluhan tidak nyaman yang dirasakan srta mempercepat penyembuhan luka setelah melahirkan caesar.

baca juga : Masa Nifas Setelah Melahirkan Caesar, Apakah Harus 40 hari?

Selain itu, ada juga obat yang saya rekomendasikan untuk ibu setelah operasi caesar agar luka bekas operasi cepat kering dan sembuh yaitu Kapsul Kutuk Premium.

Masa Nifas Setelah Melahirkan Caesar, Apakah Harus 40 hari?

Masa Nifas Setelah Melahirkan Caesar, Apakah Harus 40 hari?

Masa NIfas Setelah Melahirkan Caesar

Seorang ibu yang telah melahirkan baik melalui operasi caesar ataupun normal, pastinya akan mengalami masa-masa pemulihan. Masa pemulihan operasi caesar jauh lebih lama dibanding dengan melahirkan secara normal. Selain ibu menjalani masa pemulihan, setelah melahirkan ibu juga akan menjalani masa nifas. Dalam masa nifas ini ibu akan mengeluarkan darah dari rahim. Untuk lebih lanjut mari kita simak bersama-sama penjelasan mengenai berapa lama masa nifas setelah melahirkan caesar dan apa yang sebaiknya dilakukan selama masa nifas.

Apa itu Masa Nifas Setelah Melahirkan Caesar?

Masa nifas adalah masa yang dihitung sejak ibu melahirkan hingga 6 minggu sesudahnya. Pada masa 6 minggu ini, akan terjadi perubahan-perubahan pada tubuh, sehingga organ-organ yang berperan dalam masa kehamilan (seperti rahim, serviks, vagina) akan kembali seperti semula saat sebelum hamil. Namun, untuk memahami apakah wanita yang melahrkan caesar mengalami nifas atau tidak. Semua dikembalikan pada pengertian nifas itu sendiri. Dalam ensiklopedia fikih tentang definisi nifas yaitu “Darah yang keluar dari kemaluan karena melahirkan dalam kondisi sehat dan normal, baik keluar setelah elahirkan atau ketika proses melahirkan (menurut pendapat mayoritas malikiyah) (al-Mausu’ah al-Fiqhiyah, 41:5). Pada masa nifas terjadi proses keluarnya darah dari vagina yang disebut lochia atau lokia.

Berdasarkan definisi diatas, darah yang disebabkan proses melahirkan dengan operasi caesar bisa dirinci sebagai berikut :

  • Pertama, jika darah itu keluar karena proses opeasi, maka bukan termasuk nifas
  • Kedua, jika darah itu keluar melalui kemaluan, termasuk nifas dan berlaku hukum nifas.

Pada Fatwa Islan dinyatakan, nifas adalah darah yang keluar karena proses melahirkan baik normal maupun karena operasi caesar (Fatwa Islam no. 107045). Sebagian ulama menegaskan bahwa darah yang keluar karena si janin bisa dinilai nifas, ketika janin sudah berbentuk seperti layaknya manusia kecil, meskipun belum ditiupkan tuh. Ulama Madzhab Hanbali menegaskan, batas usia janin yang menyebabkan hukum nifas adalah ketika dia berusia antara 80-120 hari. Darah nifas keluar umumnya selama 40 hari setelah melahirkan, selama masa nifas seorang perempuan dilarang untuk sholat, puasa, dan berhubungan intim dengan suaminya. Lalu, apa perbedaan masa nifas setelah melahirkan caesar dengan melahirkan normal? Sebenarnya tidak ada perbedaan khusus antara perawatan masa nifas pada ibu yang melahirkan normal dan yang melahirkan lewat operasi caesar. Namun yang membedakan hanyalah, pada ibu yang melahirkan caesar diperlukan perhatian khusus pada luka yang dihasilkan setelah operasi.

Banyak cairan yang keluar biasanya tidak terlalu banyak dan wajar-wajar saja, tidak mengeluarkan bau menyengat, dan keluar nyaris setiap hari 2-3 minggu pertama. Urutannya biasanya dari yang berwarna merah tua, merah muda, dan kecoklatan. Sebanyak 15% wanita bisa mengeluarkan lokia hingga 6 minggu setelah melahirkan dan bisa juga terjadi peningkatan volume lokia di hari ke 7 hingga ke 14. Darah nifas yang masih keluar setelah ebih dari 40 hari atau 6 minggu dapat menjadi tanda adanya masalah pada rahim dan organ reproduksi.

Mengetahui tanda bahaya masa nifas dan mewaspadainya merupakan suatu hal yang wajib dilakukan oleh ibu setelah melahirkan. Inilah bahaya masa nifas setelah melahirkan caesar yang perlu diwaspadai dan diperhatikan :

  1. Perdarahan setelah melahirkan

Merupakan perdarahan yang terjadi dengan jumlah darah melebih 500 ml setelah bayi lahir. Menurut waktu dibagi menjadi dua yaitu Perdarahan primer yang terjadi dalam 24 jam setelah anak lahir dan perdarahan sekunder yang terjadi setelah 24 jam anak lahir. Hal-hal yang menyebabkan perdarahan setelah melahirkan adalah atonia uteri atau rahim tidak berkontraksi, perlukaan jalan lahir, tertinggalnya sebagian ari-ari, dan terlepasnya sebagian ari ari dari rahim.

  1. Suhu Tubuh Meningkat

Suhu tubuh ibu mungkin akan mengalami peningkatan pada hari pertama setelah melahirkan. Ini merupakan hal yang wajar dan mungkin disebabkan oleh dehidrasi selama proses persalinan, usahakan untuk memperbanyak minum air untuk mengganti cairan yang hilang. Namun apabila setelah 24 jam suhu ibu tetap mengalami peningkatan, maka bisa jadi ini merupakan tanda bahaya masa nifas yang menunjukkan adanya infeksi setelah persalinan.

  1. Sakit Kepala, Penglihatan Kabur, Pembengkakan Wajah

Jika hal tersebut terjadi maka kemungkinan pada saat hamil, ibu mengalami penyulit kehamilan berupa preeklampsia dan eklampsia. Pada umumnya gejala tersebut akan berkurang secara perlahan setelah ibu melahirkan, namun apabila masih terjadi hal ini merupakan tanda yang harus diwaspadai dan memerlukan pemeriksaan segera.

  1. ubinvolusi Uterus

Merupakan proses involusi uteri atau pengecilan rahim yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga pengecilan rahim menjadi terhambat. Waspadai kemungkinan adanya subinvolusi uteri apabila darah setelah melahirkan mengeluarkan bau yang sangat tidak enak dan keluar gumpalan darah yang besar atau banyak dalam darah nifas.

  1. Tromboflebitis & Emboli Paru

Rasa sakit yang muncul di tempat tertentu, misalnya perasaan lemah dan hangat di daerah betis atau paha dengan disertai atau tanpa disertai kemerahan, dengan bengkak dan nyeri pada saat menggerakkan kaki, kemungkinan tanda adanya gumpalan darah pada pembuluh darah di kaki. Rasa sakit juga dapat dirasakan di dada, yang bisa merupakan tanda adanya gumpalan darah pada paru-paru.

Perubahan Pada Tubuh Selama Masa Nifas Setelah Melahirkan Caesar

Setelah melahirkan caesar, ibu akan merasakan sakit bahkan gatal-gatal pada bagian yang dioperasi. Menjaga luka tersebut agar tidak infeksi merupakan salah satu tindakan perawatan yang harus dilakukan selama masa nifas. Perubahan organ-organ ke bentuk semula hingga keluarnya lokia kurang lebih sama. Berikut beberapa perubahan pada tubuh selama masa nifas :

  • Payudara terasa sakit dan keluarnya ASI

Beberapa hari setelah melahirkan dan saat masa nifas, payudara bu mungkin terasa kencang dan bengkak. Ibu bisa menyusui atau menggunakan pompa ASI agar menghilangkan rasa tidak nyaman. Saat hendak menyusui kompres dengan air hangat dan ketika tidak menyusui kompres dengan air dingin. Jika rasa sakit tidak berkurang konsultasikanlah pada dokter untuk dapat mengurangi rasa sakit.

  • Rasa tidak nyaman pada vagina

Hal ini dapat dirasakan terutama pada ibu yang telah melahirkan secara normal. Bisa terjadi robeknya di sekitar vagina, karena bukaan vagina yang tidak cukup untuk mengeluarkan bayi. Luka ini dapat sembuh dalm beberapa minggu, tergantung tingkat keparahannya. Jika vagina terasa sakit saat duduk, ibu bisa menggunakan bantal yang bagian tengahnya berlubang.

  • Kesulitan buang air kecil

Pembengkakan dan luka pada jaringan yang terdapat di sekitar kandung kemih dan uretra akan membuat ibu kesulitan untuk buang air kecil. Kerusakan pada saraf dan otot yang terhubung pada kandung kemih atau uretra juga dapat menyebabkan ibu mengeluarkan urin tanpa sadar, seperti ketika sedang tertawa, batuk, atau bersin. Kesulitan buang air kecil ini biasanya akan hilang dengan sendirinya, ibu bisa berlatih senam kegel untuk membantu menguatkan otot-otot pelvis dan membantu mengontrol refleks buang air kecil.

  • Kontraksi

Beberapa hari setelah melahirkan, mungkin ibu akan mengalami kontraksi. Hal ini berfungsi untuk mencegah terjadinya pendarahan berlebih dengan cara menekan pembuluh darah yang terdapat pada rahim. Rasa sakit yang terjadi sama dengan nyeri perut saat mentruasi.

  • Perubahan emosi

perubahan tubuh pada maa nifas setelah melahirkan caesar salah satunya perubahan emosi. Perasaan sedih, gugup, dan mudah marah mungkin terjadi pada ibu yang baru saja melahirkan. Tak sedikit ibu yang sampai mengalami depresi ringan hingga depresi parah, hal ini biasa disebut baby blues yang muncul pada minggu pertama dan kedua. Apabila lebih lama tidak menutup kemungkinan ibu mengalami postpartum depression. Kedua masalah tersebut membutuhkan penanganan baik dari orang terdekat maupun tenaga kesehatan.

  • Rambut rontok dan perubahan pada kulit

Saat masa kehamilan, peningkatan beberapa jenis hormon menyebabkan berkurangnya kerontokan rambut. Tetapi setelah melahirkan, rambut yang tidak rontok pada masa kehamilan akan mulai rontok kembali, sehingga terkadang menimbulkan kekhawatiran pada ibu. Kerontokan rambut ini biasanya akan berhenti dalam jangka waktu 6 bulan. Selain rambut, kulit juga dipengaruhi oleh masa kehamilan. Stretch mark yang muncul saat masa kehamilan tidak akan sepenuhnya hilang ketika masa nifas, tetapi warnanya akan semakin memudar dari merah keunguan hingga akhirnya menjadi putih.

  • Penurunan berat badan

Saat proses melahirkan, ibu biasanya akan kehilangan berat badan hingga 5 kg termasuk berat badan bayi, air ketuban, dan plasenta. Selama masa nifas berat badan ibu akan menurun lagi yang terdiri dari cairan-cairan atau jringan lain yang ikut keluar bersama lokia. Tetapi tubuh ibu mungkin masih akan terasa gemuk, untuk mengembalikan bentuk tubuh ke semula seperti sebelum hamil. Ibu disarankan untuk menjaga pola makan yang sehat dan rutin berolahraga.

Selain perubahan pada tubuh, ibu yang sedang dalam masa nifas setelah melahirkan caesar. Ada hal yang harus diperhatikan selama masa nifas, antara lain sebagai berikut :

  • Ibu yang baru melahirkan biasanya akan disibukkan dengan mengurus bayi, tetapi jangan lupa untuk senantiasa menjaga kesehatan diri Anda sendiri. Jam tidur bayi yang tidak teratur akan menyebabkan jam tidur ibu juga menjadi tidak teratur. Cobalah untuk tidur ketika bayi Anda sedang tidur agar Anda tidak lemas karena kekurangan istirahat.
  • Mintalah bantuan untuk mengurus bayi di beberapa minggu pertama setelah melahirkan karena pada saat ini kesehatan ibu belum pulih sepenuhnya.
  • Makan makanan bergizi untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu dan juga gizi bayi.
  • Penuhi kebutuhan cairan terutama jika ibu harus menyusui bayi.
  • Mintalah nasihat dokter terkait obat-obatan yang boleh dan tidak boleh diminum. Tidak sedikit obat-obatan tradisional yang dipercaya dapat membantu ibu selama masa nifas. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat tertentu.
  • Jika ada kelainan yang terjadi (seperti misalnya ibu tiba-tiba demam, atau perdarahan tidak berhenti, rasa sakit pada perut, dan sulit mengontrol pergerakan otot untuk buang air) ibu harus segera memeriksakan diri ke dokter. Komplikasi masih mungkin terjadi selama masa nifas sehingga penanganan dan perawatan yang segera dapat membantu menyelamatkan nyawa ibu jika terjadi sesuatu.

artikel terkait :

Makan Mie Instan Setelah Melahirkan Caesar? Beginilah Akibatnya!!!

Makan Mie Instan Setelah Melahirkan Caesar? Beginilah Akibatnya!!!

makan mie instan setelah melahirkan caesar

Ketika sedang hamil ataupun setelah melahirkan, ibu membutuhkan banyak nutrisi demi memenuhi kebutuhan diri sendiri dan si kecil. Makan makanan yang mengandung protein, karbohidrat, lemak, dan lain sebagainya yang baik untuk ibu dan juga si kecil. Tetapi kadang ada rasa ingin memakan makanan yang siap saji seperti mie instan ataupun makanan lain yang siap saji. Ternyata dampak makan mie instan setelah melahirkan caesar bisa mempengaruhi ASI. Jadi ada baiknya untuk ibu yang terbiasa untuk makan makanan instan untuk mengurangi, Mengapa demikian? Mari kita cari tahu!

Apakah Aman Makan Mie Instan Setelah Melahirkan Caesar?

Operasi caesar merupakan suatu tindakan bedah yang dilakukan di bagian perut untuk melahirkan janin. Waktu penyembuhan setiap orang berbeda-beda sesuai dengan keadaan ibu, seperti ada tdaknya infeksi, nutrisi, kebersihan, dan penyakit yang diderita. Penyembuhan luka operasi dapat memakan waktu selama 6 minggu bisa saja lebih. Sebagai pendukung proses penyembuhan luka operasi, ibu perlu memperhatikan kebersihan luka agar tidak infeksi dan memperhatikan asupan nutrisi yang seimbang.

Kebiasaan buruk selama hamil akan memiliki dampak buruk pula pada kesehatan pasca melahirkan baik pada bayi maupun pada ibu. Jika selama kehamilan ibu sering mengonsumsi mie instan, maka bahaya mie instan setelah melahirkan biasanya akan memperngarhi ASI dan bayi. Karena setelah melahirkan biasanya akan sangat membutuhkan banyak nutrisi untuk menghasilkan ASI, makanan dan kesehatan harus dijaga dan dihindari makanan yang dapat membahayakan tubuh seperti makanan siap saji atau junk food.

Apapun jenis makanan yang ibu makan sebenarnya menjadi bahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Seperti makan mie, semua orang pasti menyukainya karena terbilang enak dan praktis. Maka dari itu makan mie instan setelah melahirkan caesar sebenarnya tidak dilarang jika ibu tidak konsumsi mie instan secara berlebihan, misal seminggu sekali. Itupun lebih baik apabila ditambah sayuran agar kebutuhan nutrisi ibu dan si kecil terpenuhi. Alangkah baiknya konsumsi junk food dikurangi agar perkembangan si kecil tidak terhambat. Konsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur diimbangi dengan olahraga secara rutin.

Lalu, bolehkah makan mie instan setelah melahirkan caesar bagi ibu yang menyusui? Saat proses menyusui tentunya banyak hal yang perlu diperhatikan dari segi makanan yang dikonsumsi. Secara umum ibu yang menyusui tidak diperbolehkan makan sembarangan, karena hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas, kuantitas, dan citasara ASI itu sendiri. Sebenarnya mie intan terbuat dari bahan dasar tepung terigu dan yang membahayakan adalah bahan pendukungnya. Seperti pengawet, penyedap rasa, dan bumbu dari mie. Bumbu mie instan mengandung MSG, perlu diketahui bahwa MSG memiliki efek neurotiksik jika dikonsumsi terus menerus. Selain itu masalah terbesar dengan mie adalah kandungan sodium di dalamnya. ASI yang yang disarankan saat ini untuk orang dewasa dan anak-anak di atas 4 tahun adalah 1500 mg/hari.

baca juga : Nutrisi Pasca Caesar Yang Baik Untuk Dikonsumsi Bunda

Ibu menyusui membutuhkan asupan gizi yang cukup tinggi untuk menjaga kualitas ASI bagi bayi. Tidak disarankan untuk ibu yang sedang menyusui konsumsi mie instan secara terus menerus karena akan berdampak buruk bagi nutrisi yang dibutuhkan bayi. Lebih disarankan bagi ibu menyusui untuk memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung folat, flavonoid, betakaroten, dan nutrisi penting lainnya. Zat aditif maupun MSG yang ada pada mie instan bisa mempengaruhi kualitas ASI sehingga berdampak terhadap proses menyusui. Mie instan tidak memiliki kandungan yang dibutuhkan untuk perkembangan bayi. Kandungan pada mie instan seperti MSG justru akan membahayakan kesehatan bayi.

Nah, alangkah baiknya ibu menyusui tidak terlalu banyak mengkonsumsi mie instan. Konsumsilah makanan yang bergizi seperti buah-buahan, sayuran, daging, telur, dan jenis makanan sehat yang lainnya. Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung kalsium untuk membantu pembentukan tulang dan gigi bayi. Ibu menyusui hendaknya mempebanyak konsumsi air putih untuk menunjang produksi ASI supaya lancar dan kuantitasnya sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Jika mengalami gangguan selama menyusui segeralah tanya pada dokter.

Berikut tips membuat mie intasn lebih sehat :

Hanya cara yang mungkin untuk membuat mie sedikit lebih sehat adalah dengan menambahkan sayuran segar atau telur rebus. Jika ibu harus menikmati mie ketika sedang hamil, pastikan bahwa ibu memasukkan sayuran segar seperti kacang polong, paprika, tomat, kentang, dan lain sebagainya. Sayuran juga membantu dalam memperkaya cita rasa mie sambil meningkatkan hasil bagi nutrisi. Nestle maggi menduduki peringkat teratas untuk daftar produk mie instan paling laris di negara-negara Asia Selatan.

Mie atta dan mie multigran yang relatif lebih sehat, foodles by holick dinilai paling sehat dari semua mie instan yang tersedia di India. Knorr soupy noodles juga mengandung banyak sayuran, hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah minyak yang digunakan dalam persiapan mie. Mie instan tidak memerlukan lebih dari 1 sendok makan minyak untuk hiasan (kebanyakan orang lebih memilih ini daripada hanya direbus dalam air.) Pastikan bahwa minyaknya segar dan bersih, serta tidak tengik. Selalu ingat bahwa mie yang mengandung sayuran ditambahkan sarat dengan pengawet ekstra.

Dampak Makan Mie Instan Setelah Melahirkan Caesar

Mie instan adalah jenis makanan “cepat”, sangat mudah untuk dipersiapkan (yang ibu butuhkan hanya ais panas). Mereka dapat membantu menenangkan perut mual, rasa cukup baik dan sangat terjangkau juga. Namun, 1 porsi bukanlah makanan yang seimbang dan semua dikandungannya adalah pati, banyak garam, dan monosodium glutamat (MSG). Mie instan tidak baik dimakan jika mie instan saja, karena tidak memiliki protein, vitamin, mineral, sayuran, dan serat.

Mie instan mengandung nutrisi yang lebih rendah daripada makanan pokok lainnya. Konsumsi mie lebih baik hanya untuk cemilan saja, bukan sebagai makanan pokok. Terutama untuk ibu hamil ataupun setelah melahirkan, karena mereka membutuhkan nutrisi dua kali lipat untuk diri sendiri dan juga bayinya. Jika ibu hanya konsumsi makanan instan seperti mie, utrisi yang dibutuhkan tidak akan terpenuhi. Selain itu, kandungan MSG yang tinggi dalam bumbunya tidak baik jika dikonsumsi berlebihan karena bisa berdampak pada pertumbuhan si kecil.

Perlu diingat, pada dasarnya MSG dapat menetralkan asam lambung, namun jika dikonsumsi berlebihan dapat membahayakan seperti naiknya asam lambung. MSG juga dapat meningkatkan tekanan darah sehingga dapat menimbulkan penyakit hipertensi pada ibu hamil. Dampak lain yang bisa terjadi jika makan mie instan setelah melahirkan caesar yaitu diabetes. Tepung adalah salah satu bahan utama dalam mie instan yang memiliki kandungan gula tinggi. Apabila dikonsumsi terus menerus, maka gula darah bisa naik dan menyebabkan diabetes. Makan mie instan terlalu sering dan menjadi kebiasaan dapat menyebabkan kanker usus, apabila hal tersebut dialami oleh ibu hamil maka kanker usus dapat terjadi pada janin. Ketika bayi lahir nantinya, dia sudah membawa  sel kanker dan kemungkinan hidupnya tidak terjamin.

Selain diabetes, makan mie instan setelah melahirkan caesar akibat yang dapat ibu rasakan adalah obesitas. Setelah melahirkan berat badan ibu tidak langsung kembali normal, sebab nafsu makan masih sama seperti ketika hamil. Sering konsumsi mie instan rentan terkena obesitas karena banyak lemak yang menumpuk dalam tubuh.

Mengapa MSG Sangat Berbahaya Untuk Kesehatan?

Monosodium glutamat atau MSG adalah garam yang molekul penyusunnya berupa sodium/natrium (Na) dan glutamat. Sebagai perbandingan bagi ibu yang belum tahu, garam dapur yang biasa kita pakai itu sodium klorida atau rumus molekulnya NaCl. Jadi bedanya MSG dengan garam dapur adalah Cl nya dituker sama glutamat. Glutamat merupakan asam amino non esnsial bagi kita. Asam amino tersebut dalam makanan kita karena asam amino tersebut bisa dibuat sendiri di dalam tubuh. Glutamat dalam tubu manusia berperan dalam berbagai proses metabolisme, glutamat juga berperan sebagai building block dari protein atau bisa dibilang bahan baku pembentuk protein.

Saat ini, MSG udah secara luas digunakan sebagai penyedap makanan di dunia, mulai makanan instan macem chicken nugget, baso, sup-sup kalengan sampai makanan ringan seperti yah lo sebutin sendiri lah yang ada di warung-warung gitu. Kayaknya makanan kalo kena MSG, rasanya jadi lebih “nendang”. Sebenarnya MSG itu aman ga sih? Menurut FDA, MSG dikategorikan sebagai zat yang cukup aman dikonsumsi. Tetapi harus diingat, “aman” menurut FDA jika dosisnya sesuai dengan rekomendasi dan tidak berlebihan.

baca juga : Tanda – Tanda Infeksi dan Merawat Bekas Luka Pasca Persalinan Caesar

Pemakaian MSG yang berlebihan dapat memicu berbagai keluhan kesehatan, berikut 10 Dampak MSG Bagi Kesehatan Tubuh, antara lain sebagai berikut :

  1. Nafsu makan hilang

Bahaya msg bagi kesehatan dapat muncul ketika pemakaian msg dilakukan setiap hari dan jangka panjang yang lama kelamaan dapat menyebabkan seseorang menjadi ketagihan. Kondisi ini menimbulkan rasa tidak berselera ketika menyantap masakan yang tidak menggunakan msg. Jika terus menerus maka dapat menimbulkan berkurangnya nafsu makan dan penurunan berat badan. Hal ini tidak baik bagi perkembangan tubuh anak anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

  1. Kegemukan

Kebiasaan memakai msg dalam jumlah banyak dan jangka panjang dapat menyebabkan ketergantungan dan hanya bisa makan pada masakan yang menggunakan msg saja. Msg mampu meningkatkan nafsu makan karena makanan yang biasa saja dapat berubah menjadi sangat lezat. Salah satu bahaya msg yaitu menyebabkan indera pengecap terbiasa untuk menerima makanan yang mengandung msg dan menyebabkan nafsu makan tinggi hanya pada masakan yang mengandung msg.

  1. Gangguan jaringan otak

Zat yang ada dalam msg dapat mencederai jaringan otak dan merusak kinerja otak sehingga mampu mengendalikan nafsu makan seseorang menjadi tidak wajar. Bahaya msg bagi kesehatan otak dapat berupa otak kehilangan kemampuannya dalam menangkap informasi dari luar tubuh secara baik sehingga menyeabakan seseorang tidak adapat berkonsentrasi.

  1. Menurunnya kualitas kecerdasan

Kulaitas kecerdasan biasanya terjadi pada anak-anak yang sedang masa pertumbuhan. Seperti memperlambat otak untuk menangkap informasi dari luar tubuh, keterlambatan dalam hal motorik, dan menurunkan intelektual kecerdasan.

  1. Gangguan jantung

Gangguan kesehatan pada jantung akibat zat yang terapat pada msg mencemari organ jantung. Misalnya detak jantung menjadi tidak teratur, bisa juga timbul rasa nyeripada dada yang muncul tiba-tiba dan menyebabkan tekana darah naik.

  1. Kerusakan hati

Penggunaan msg secara berlebihan menyebabkan organ hati rentan terserang luka, Iritasi dan peradangan. Akibatnya seiring berjalannya waktu fungsi hati mengalami kemunduran. Bahaya msg bagi kesehatan hati adalah dinding hati akan mengalami peradangan dan pendarahan.

  1. Gangguan psikologi

Bahaya msg pada gangguan psikologi yang dimaksud adalah berupa depresi, stres, tidak mampu mengendalikan emosi, kecemasan berlebihan, bingun, panik, dan terserang penyakit insomnia (susah tidur).

  1. Gangguan janin

Saat hamil sebaiknya berhati hati dalam mengonsumsi makanan terutama makanan yang mengandung msg. Konsumsi makanan yang mengandung msg secara berlebihan dapat mengurangi kualitas gizi dan tidak akan bermanfaat bagi kesehatan janin. Kondisi seperti ini dapat memicu tmbulnya cedera luka, iritasi, dan peradangan pada organ janin. Janin akan tumbuh dengan tidak normal bahkan bisa menyebabkan bayi cacat dala kandungan.

baca juga : Apakah Efek Pada Bayi Yang Terlahir Melalui Operasi Caesar?

  1. Kanker

Tumbuh sel kanker merupakan salah satu gangguang kesehatan akibat konsumsi msg yang mengerikan. Zat pada msg dapat bersifat karsinogen yaitu kondisi yang dapat menyebabkan penumukkan zat msg pada dinding organ tubuh tertentu yang dapat menimbulkan kerusakan sel tubuh menjadi abnormal. Kanker yang terjadi misalnya kanker usus, kanker hati, kanker rahim, dan lain sebagainya.

  1. Gangguan pada kulit

Sebagian orang yang mengkonsumsi msg berlebihan dapat menyebabkan reaksi alergi yang tidak mudah dihilangkan dalam waktu 2-3 hari saja, karena butuh waktu untuk menormalkan kembali pada kondisi semula. Gangguan kulit yang dimaksud adalah gatalgatal, ruam, kemerahan, kulit kering, dan mudahtergores (luka), kulit wajah jadi bengkak dan timbul nyeri pada permukaan kulit.

Hal yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan diatas. Mengenai makan mie instan setelah melahirkan caesar yang mengandung banyak msg dan membahayakan kesehatan yaitu dengan cara tradisional yang bermanfaat untuk menetralkan dan membersihkan organ tubuh dari msg :

  1. Daun ketumbar

Kandungan yang ada pada daun ketumbar salah satunya zat detoks yang efektif mampu mengeluarkan racun dalam tubuh termasuk menghancurkan penumpukkan msg dalam tubuh. Bahkan mampu mengendalikan dan mengikat logam berat yang bersarang didalam tubuh untuk segera keluar melalui urin dan keringat.

  1. Daun kemangi

Selain digunakan untuk lalapan, ternyata daun kemangi uga dapat digunakan untuk mengeluarkan penumpukan racun dari berbagai macam sisa limbah makanan yang termasuk msg yang terjebak pada organ ginjal, hati, dan organ pencernaan.

  1. Jus blueberry

Buah yang satu ini adalah buah yang memiliki kemampuan mengeluarkan racun dalam tubuh. Zat antioksida yang kuat bernama Anthocyanin terbukti mampu mengikat racun dari sisa limbah makanan relatif lebih cepat untuk segera dibuang melalui urin, tinja, dan keringat.

  1. Jahe dan lemon

Jahe dapat meningkatkan daya taha tubuh, sehingga meningkatkan kemampuan organ hati dalam mengendalikan racun dalam tubuh menjadi lebih baik. Sedangkan lemon adalah kandungan antioksidan yang kuat dan mengandung anti bakteri, antibiotik, dan anti peradangan yang dapat menunjang kinerja organ tubuh lain supaya tidak mengalami iritasi akibat mengkonsumsi msg berlebihan.

  1. Daun peterseli

Bahaya msg bagi kesehatan tubuh dapat dinetralisir dengan cepat menggunakan daun peterseli yang direbus terlebih dahulu dengan menggunakan takaran air 2 gelas dan biarkan sampai mendidih dan menyisakan 1/2 gelas saja.

baca juga : Buah Pasca Operasi Caesar Yang Baik Dikonsumsi

Itulah yang dapat saya sampaikan mengenai makan mie instan setelah melahirkan caesar. Semoga dengan apa yang sudah dijelaskan diatas ibu bisa mengerti dan mencoba secara perlahan untuk mengurangi makan mie instan. Memang terasa nikmat, tetapi dampak jangka panjang setelah konsumsi juga harus diketahui. Salam sehat.

Melahirkan Caesar Menurut Islam Bolehkah?? Inilah Pernyataan Yang Benar

Melahirkan Caesar Menurut Islam Bolehkah?? Inilah Pernyataan Yang Benar

melahirkan caesar menurut islam

Diberkati seorang anak memang karunia besar dari Allah Ta’ala, ucapan terima kasih dan rasa puas harus ditunjukkan kepada Allah Ta’ala. Wanita hamil oleh Allah SWT dijanjikan pahala yang besar dan surga bagi mereka yang meninggal ketika mereka sedang proses melahirkan. Apapun persalinan yang ibu pilih sebenarnya boleh boleh saja, baik melahirkan secara normal atau melahirkan caesar. Seorang ibu yang memilih melahirkan caesar dari awal kehamilan tidak ada salahnya. Banyak alasan seorang ibu melakukan operasi caesar pada kelahiranya. Bisa karena alasan medis, habis ketuban, bisa juga alasan estetika agar organ kewanitaan tetap utuh atau sekedar ingin menentukan tanggal kelahiran yang bagus. Namun bagaimana pandangan melahirkan caesar menurut islam? Inilah penjelasannya.

Hukum Melahirkan Caesar Menurut Islam

Apakah wajib melakukan operasi caesar jika ada rasa takut akan kehidupan bayi? Hal ini merasa dilakukan sangat besar dan mungkin ini adalah daerah barat untuk mengurangi jumlah keturunan muslim, serta melemahkan rahim wanita muslim. Melahirkan caesar adalah operasi dimana perut dipotong untuk membawa anak keluar dari ibu. Dikatakan bahwa itu disebut demikian setelah Julius Caesar, karena ia adalah yang pertama dilahirkan dengan cara ini. Ketika ibunya meninggal selama persalinan, setelah dokter memotong perutnya terbuka dan membawanya keluar dari dirinya dan Caesar hidup untuk menjadi kaisar Roma.

baca juga : Tips Pemulihan Rahim Setelah Melahirkan Melalui Operasi Caesar

Tanpa menghiraukan agama, bidan juga enggan memilih operasi caesar kecuali hal tu benar-benar diperlukan. Di dunia selebritas melahirkan caesar telah menjadi tren, ada wanita yang berencana untuk melahirkan caesar bukan karena masalah kesehatan mereka tetapi karena mereka tidak ingin mendorong. Karena alasan-alasan ini, mengapa islam tidak akan mendorong melahirkan caesar. Sebisa mungkin persalinan alami lebih baik dipilih untuk ibu, jika tidak ada masalah dengan kesehatan ataupun kandungan ibu. Tetapi tentu saja bukan berarti operasi caesar tidak boleh dilakukan, melahirkan caesar akan diperlukan jika kehidupan ibu atau anak berada dalam bahaya. Kasus-kasus kebutuhan seperti, ketika plasenta berada di bagian bawah rahim(plasenta pravia), ketika janin kekurangan oksigen, ketika ada tumor di panggul, janin besar, dan kasus lainnya yang diharukannya operasi caesar dilakukan.

Banyak dokter yang mengambil masalah dengan melakukan operasi caesar secara ringan, karena mereka ingin mendapatkan lebih banyak uang atau karena mereka tidak sabar dengan ibu selama persalinan. Beberapa wanita meminta operasi untuk menjaga keanggunan tubuh mereka atau untuk menghindari rasa sakit saat melahirkan. Memilih melahirkan caesar dapat menghilangkan banyak manfaat dan juga memiliki efek pada ibu di kelahiran selanjutnya. Syekh Muhammad bin Saalih al-‘Uthaymeen berkata : “Saya ingin mengambil kesempatan ini untuk menunjukkan fenomena yang teah disebutkan kepada kami yaitu bahwa banyak ahli kandungan, pria dan wanita di rumah sakit terlalu tertarik untuk melahirkan dengan cara bedah atau dikenal dengan operasi caesar.

Saya khawatir bahwa mungkin ini adalah plot terhadap kaum Muslim, karena semakin banyak kelahiran yang terjadi dengan cara ini, semakin kulit perut melemah dan kehamilan menjadi lebih berbahaya dan dia menjadi tidak dapat hamil. Beberapa orang yang bekerja di rumah sakit swasta mengatakan kepada saya bahwa banyak wanita datang ke rumah sakit dan spesialis mereka mengatakan bahwa tidak ada alternatif untuk operasi caesar, kemudian mereka pergi ke rumah sakit swasta lain dan melahirkan secara alami. Dia menyebutkan bahwa ada sekitar 80 kasus semacam itu dalam satu bulan.”

Hukum melahirkan caesar dilihat hukum kepentingan wanita hamil atau janin dibagi menjadi 3, yaitu:

  1. Keadaan Darurat

Melahirkan caesar keadaan darurat yang dimaksud adalah ketika kekhawatiran mengancam ibu dan bayi secara bersamaan atau salah satunya. Operasi caesar untuk menyelamatkan nyawa ibu, misalnya ibu yang mengalami eklampsia (kejang pada kehamilan), memiliki penyakit jantung, melahirkan tiba-tiba macet, perdarahan selama kehamilan, infeksi rahim atau dinding rahim menipis karena operasi caesar sebelumnya. Lalu operasi caesar untuk menyelamatkan bayi, jika ibu telah meninggal tetapi bayi di dalam perutnya masih hidup. Terakhir operasi caesar untuk menyelamatkan nyawa ibu dan bayi pada saat yang bersamaan adalah ketika istirahat air, tetapi tidk ada kontraksi akan melahirkan, tali pusar bayi dilibatkan, sehingga tidak dapat keluar secara normal, bayi prematur, posisi sungsang, dan lain sebagainya.

baca juga : Persiapan dan Keuntungan Memilih Operasi Caesar Kedua

Dalam 3 situasi diatas, menurut pendapat yang benar, diperbolehkan untuk melahirkan caesar menurut islam jika demi menyelamatkan nyama ibu dan bayi. Adapun dalam Firman Allah Ta’ala : “Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS. Al-Maidah : 32). Dalam ayat ini Allah memuji orang yang memlihara kehidupan manusia, termasuk orang yang menyelamatkan ibu dan bayi dari kematian dengan melakukan operasi caesar. Bagian keadaan darurat operasi caesar ada 2 keursakan, yaitu yang pertama adalah jiwa ibu atau anak membahayakan, yang kedua adalah yang paling ringan yaitu perut dibedahnya. Dari kedua kerusakan tersebut yang paling ringan adalah perut ibu dibedah. Maka tindakan ini diambil untuk menghindari kerusakan yang lebih besar yaitu jiwa ibu dan anak membahayakan.

  1. Keadaan Hajiyat

Keadaan ini adalah kekhawatiran terjadinya bahaya atau sesuatu yang buruk yang akan menimpa ibu atau batu atau keudanya. Tetapi bahaya yang tidak sampai terancamnya jiwa ibu dan anak. Seperti halnya jika lingkar rongga panggul yang lebih kecil dari ukuran janin, sehingga akan kesulitan ketika melahirkan secara alami, usia ibu terlalu tua, kelainan plasenta, ukuran bayi terlalu besar atau terjadi bayi kembar. Dalam keadaan hajiyat, operasi caesar boleh dilakukan. Karena hajiyat kadang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga sebagai ulama menyamakan kedudukannya dengan darurat. Oleh karena itu, mereka meletakan kaidah fiqih sebagai berikut : “Kebutuhan itu disamakan dengan kedudukan darurat, baik yang bersifat umum maupun khusus.” (Ibnu Nujaim, al-Asybah wa an-Nadhair, hal:100)

  1. Keadaan Tahsiniyat

Keadaan yang terakhir ini adalah operas caesar dengan alasan yang sebenarnya tidak fundamen. Tak ada ancaman atau dampak buruk pada bayi maupun ibu. Misalnya agar organ kewanitaan utuh, menghindari rasa sakit saat melahirkan, enggan menunggu proses kelahiran yang lama, dan menentukan tanggal kelahiran yang bagus. Operasi dengan alasan seperti ini tidak diperbolehkan, karena telah menyakiti diri sendiri atau merusak diri sendiri demi mencapai tujuan yang masalahnya tidak mu’tabar(diakui syariat). Mengapa demikian? Karena melahirkan caesar cenderung membawa dampak kurang baik, salah satunya untuk kebaikan anak. Hal yang mungkin terjadi pada bayi seperti gangguan kesehatan seperti gangguan pernafasan(akibat cairan yang memenuhi paru-paru janin selama dalam rahim), rendahnya sistem kekebalan tubuh, rentan alergi, emosi cenderung rapuh, dan lain sebagainya. Sedangkan pada ibu seperti rasa sakit yang sangat pada bagian perut dan rahim akibat robekan saat operasi, kemungkinan terjadi infeksi rahim dan pendarahan yang banyak, dan bahkan efeknya masih dirasakan setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

baca juga : Tanda Luka Pasca Operasi Caesar Telah Sembuh!

Melahirkan caesar menurut islam boleh saja dilakukan jika keadaan darurat dan membahayakan jiwa bayi maupun ibu. Melahirkan caesar menurut islam yang tidak boleh dilakukan jika tidak sesuai degan syariat islam, misalnya menetapkan tanggal kelahiran, menjaga keutuhan organ kewanitaan, tidak mau menunggu proses kelahiran yang lama, tidak mau merasakan sakit saat proses persalinan, dan lain sebagainya.

Bagaimana Nifas Wanita Yang Melahirkan Caesar Menurut Islam?

Setelah melahirkan caesar apakah wanita melewati masa nifas, lalu bagaimana masa nifas setelah melahirkan caesar menurut islam? Untuk memahami apakah wanita melewati masa nifas atau tidak, perlu kita kembalikan pada pengertian nifas sendiri. Dalam ensiklopedi fikih disebutkan keterangan malikiyah tentang definisi nifas. “Darah yang keluar dari kemaluan karena melahirkan, dalam kondisi sehat dan normal. Baik keluar setelah melahirkan (malikiyah sepakat hal ini) atau ketika proses melahirkan (menurut pendapat mayoritas malikiyah) (al-Mausu’ah al-Fiqhiyah, 41:5).” Pendarahan nifas ini biasanya berlangsung kurang lebih 2-3 minggu, bahkan bisa juga selama 6 minggu setelah proses persalinan. Awalnya pendarahan pada nifas berwarna merah cerah disertai aliran darah yang terasa berat dan terkadang ada gumpalan didalamnya.

Warna darah pada masa nifas ini nantinya dapat berubah warna sendiri dn akan menjadi ringan karena rahim yang mulai pulih dan kembali ke ukuran semula. Masa nifas setelah melahirkan caesar memang lebih cepat selesai dibanding dengan melahirkan normal. Hal ini dikarenakan sebagian besar darah telah terbuang lebih banyak saat operasi berlangsung. Masa nifas setelah melahirkan caesar ternyata ada tahapannya, tentu penting sekali untuk diketahui oleh para ibu yang baru saja menjalani proses persalinan. Berikut tahapan masa nifas setelah melahirkan caesar :

  1. Tahap pertama puerpurium dini, tahap ini bisa dibilang masa pemuihan yang memperbolehkan seorang ibu untuk melakukan aktifitas berjalan-jalan dan berdiri. Menurut agama islam tahap ini sudah dianggap bersih dan boelh melakukan aktifitas bekerja setelah masa 40 hari.
  2. Tahap kedua puerperium intermedial, tahap ini merupakan pemulihan secara menyeluruh pada bagian alat-alat genetal dengan lama sekitar 6-8 minggu.
  3. Terakhir tahap remote puerperium, ini merupakan waktu yang dibutuhkan untuk dapat pulih secara total dan juga sehat sempurna. Terutama apabila selama masa kehamilan maupun saat melakukan proses persalinan mempunyai penyakit komplikasi. Waktu yang diperlukan untuk daat sehat sepenuhnya bisa berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan tahunan.

Masa nifas menurut agama islam merupakan masa dimana wanita mengalami pendarahan rahim. Dalam islam masa nifas biasanya berlangsung selama 40 hari atau lebih. Selama masa tersebut seorang wanita dibebaskan dari kewajibannya seperti karangan saat haid yaitu shalat 5 waktu dan puasa wajib. Dalam hadist riwayat Tirmidzi berkata: “Ahli ilmu dari kalangan sahabat Nabi Saw, tabi’in dan orang-orang setelah mereka bersepakat, bahwa wanita nifas itu meninggalkan shalat selama empat puluh hari, kecuali jika dia sudah suci bersih sebelum genap empat puluh hari, maka pada saat itu dia harus mandi dan shalat.”

Dalam Fatwa Islam dinyatakan, Nifas adalah darah yang keluar karena proses melahirkan, baik normal maupun karena operasi Caesar (Fatwa Islam no. 107045). Kemudian, terkait dengan usia janin, sebagian ulama menegaskan bahwa darah yang keluar karena melahirkan si janin bisa dinilai nifas, ketika janin sudah berbentuk seperti layaknya manusia kecil, meskipun belum ditiupkan ruh. Ulama Madzhab Hanbali menegaskan, batas usia janin yang menyebabkan hukum nifas adalah ketika dia berusia antara 80 hari – 120 hari.

Larangan selama masa nifas yang perlu ibu tau, keragu-raguan merupakan hal yang relatif. Kembali lagi pada bagaimana setiap orang memahaminya, karena itu dalam Al-Quran sebenarnya telah berisi penjelasan akan segala sesuatu. Allah SWT tidak mewajibkan umatnya untuk berpuasa dan thawaf 2 kali. Kecuali jika terdapat kesalahan pada tindakan pertama maka ia wajib mengqhada’nya. Selain itu ketika seseorang mampu melakukan kewajiban sesuai dengan keampuannya maka ia terbebas tanggungannya. Sebagaimana Firman Allah SWT : “ Allah tidak membebani seseorag melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (Al-Baqarah/2 : 286).

Pandangan islam terhadap masa nifas setelah melahirkan caesar. Pada zaman modern seperti ini, salah satu pilihan persalinan yang ditawarkan adalah melalui bedah cesar atau operasi caesar. Ada pertanyaan menggelitik, bagaimana hukum nifas dan masanya dengan wanita yang melahirkan melalui cesar? Menurut keterangan Al-Lajnah ad-Daimah,

“Hukum bagi wanita seusai bedah Caesar, maka hukumnya  sama dengan wanita yang mengalami nifas karena persalinan normal. Jika melihat keluarnya darah dari kemaluannya, maka ia meninggalkan shalat dan puasa sampai suci. Apabila tak melihat lagi keluarnya darah, maka ia harus mandi, shalat dan puasa seperti halnya wanita-wanita suci lainnya.”

Artinya bahwa bagaimanapun proses persalinannya selama terdapat darah yang keluar dari kemaluan maka kondisi tersebut disebut sebagai masa nifas.

Rasa sakit yang ibu rasakan ketika melahirkan memiliki banyak manfaat, berikut diantaranya :

  1. Ini adalah penebusan dosa
  2. Ini meningkatkan statusnya jika dia sabar dan mencari hadiah
  3. Wanita itu memahami tingkat rasa sakit yang diderita oleh ibu-ibu lain.
  4. Dia akan menghargai sejauh mana berkah kesehatan yang baik yang Allah limpahkan pada dirinya
  5. Ini akan meningkatkan cintanya pada anaknya, karena semakin sulit untuk mencapai sesuatu semakin hebat jadinya
  6. Jika anak dilahirkan melalui rute biasa yang terkenal ini lebih baik baginya dan wanita itu
  7. Kerusakan dapat diharapkan dari operasi ini, karena operasi melemahkan dinding rahim yang mungkin sobek. Serta mugkin berhasil atau tidak berhasil
  8. Wanita yang terbiasa menjalani operasi caesar tidak mungkin melahirkan dengan cara normal atau alami. Karena tdak mungkin baginya dan ada resiko bahwa tempat operasi mungkin pecah
  9. Operasi caesar menghasilkan anak lebih sedikit, karena jika perut dipotong 3 kali di tempat yang berbeda. Itu menjadi lemah dan kehamilan selanjutnya enjadi berbahaya
  10. Ini adalah kemewahan, kemewahan adalah hal yang mengarah pada malapetaka. Seperti yang dikatakan Allah (interpretasi makna) : “Sesungguhnya, sebelum itu mereka menikmati kemewahan” (Al-Waaqi’ah 56:45)

Wanita harus sabar dan mencari hadiah, serta terus melahirkan secara alami. Karena itu lebih baik bagi mereka di dunia ini dan di akhirat, pria juga harus memperhatikan masalah ini. Karena kita tidak tahu, mungkin musuh kita adalah orang-orang yang telah membuat operasi ini. Mudah bagi kita sehingga kita akan kehilangan manfaat dan ini menjadi sasaran kerugian.

baca juga : TIPS PENYEMBUHAN PASCA OPERASI CAESAR YANG AMAN DAN MUDAH

Itulah yang dapat saya sampaikan mengenai melahirkan caesar menurut islam. Jadi persalinan apapun yang pilih untuk mengeluarkan janin dari rahim ibu semua itu baik. Namun persalinan secara normal lebih baik untuk ibu pilih sebagai pilihan yang utama sebelum memilih melahirkn caesar. Melahirkan caesar menurut islam boleh saja, tetapi harus dengan alasan yang tepat seperti yang sudah dijelaskna diatas.

*** Semoga Bermanfaat ***

Operasi Caesar Berapa Jahitan? Inilah Yang Perlu Ibu Ketahui Sebelumnya

Operasi Caesar Berapa Jahitan? Inilah Yang Perlu Ibu Ketahui Sebelumnya

Operasi caesar berapa jahitan

Yakin dengan pilihan persalinan operasi caesar? Jika itu memang yakin pilihan ibu maka harus siap menanggung resiko apapun efek dari melahirkan caesar. Melakukan operasi caesar adalah salah satu bentuk operasi besar, operasi ini dilakukan di bagian perut yang nantinya akan membentuk sayatan dan meninggalkan bekas luka. Salah satu keluhan yang sering muncul dari para ibu yang memilih melakukan operasi caesar adalah munculnya nyeri sesaat pada bekas operasi caesar. Keluhan lain yang biasa muncul juga adanya bekas luka operasi yang terkadang timbul dan tak halus sehingga mengganggu penampilan. Lalu, pada operasi caesar berapa jahitan? Mungkinkah lebih dari 7 lapisan? Yuk cari tahu mengenai hal tersebut baca artikel dibawah ini

Lebih dari 7 lapisankah jahitan operasi caesar?

Melahirkan caesar atau operasi caesar adalah proses pengeluaran bayi dalam kandungan dengan cara di bedah atau operasi. Melakukan hal ini melibatkan satu sayatan di perut ibu dan satu lagi di rahim. Operasi caesar umumnya dihindari sebelum kehamilan 39 minggu sehingga anak memiliki waktu yang tepat untuk berkembang di dalam rahim. Terkadang sebelum 39 minggu komplikasi timbul dan operasi caesar harus dilakukan. Komplikasi yang terjadi misalnya mengakibatkan resiko pada ibu dan bayi, sehingga persalinan nrmal tidka mungkin dilakukan. Tetapi ada juga yang sudah merencanakan operasi caesar dari awal kehamilan, namun paling sering dilakukan ketika komplikasi muncul selama persalinan.

Alasan lain yang membuat ibu melakukan operasi caesar seperti masalah kesehatan ibu (tekanan darah tingi atau penyakit jantung yang tidak stabil), sudah melakukan operasi caesar sebelumnya, dan lain sebagainya. Jika ibu memutuskan bahwa melahirkan caesar adalah pilihan terbaik, dokter akan memberi instruksi lengkap tentang apa yang dapat ibu laukan untuk menurunkan resiko komplikasi dan melahirkan caesar berjalan dengan lancar. Dokter akan memastikan untuk mencatat golongan darah jika memerlukan transfusi darah selama operasi. Namun jarang yang memerlukan transfusi darah selama operasi.

Sebelum operasi, perut ibu akan dibersihkan dan akan siap menerima cairan infus ke lengan ibu. Ini memungkinkan dokter untuk mengatur cairan dan semua jenis obat yang mungkin ibu butuhkan. Keteter juga akan dipasang untuk menjaga kandung kemih kosong selama operasi. Dalam operasi caesar ada 3 janis anestesi yang ditawarkan kepada ibu, antara lain :

1. Blok spinal, anestesi disuntikkan langsung ke kantung untuk mengelilingi sumsum tulang belakang, sehingga mematikan bagian bawah tubuh.
2. Epidural, anestesi ini untuk persalinan normal dan operasi caesar, anestesi disuntikkan ke punggung bawah di luar kantung sumsum tulang belakang.
3. Anestesi umum, anestesi ini menempatkan ibu ke dalam tidur tanpa rasa sakit dan biasanya disediakan untuk situasi darurat.

baca juga : Penjelasan Dan Efek Samping Anestesi Sebagai Pengetahuan Bagi Ibu Hamil

Ketika ibu telah benar-benar diobati dan mati rasa, dokter akan membuat sayatan tepat di atas garis rambut kemaluan. Biasanya horizontal di panggul, belakangan bekas luka biasanya mudah ditutupi. Dalam situasi darurat kemungkinan sayatan yang dilakukan vertikal. Setelah sayatan ke perut telah dibuat dan rahim terbuka, dokter akan membuat sayatan ke rahim. Area ini akan ditutup selama prosedur sehingga tidak dapat melihat prosedur.

Lalu dalam operasi caesar berapa jahitan? Jawabnya ada sekitar 7 lapisan, mulai dari kulit perut sampai ke dinding rahim yang akan di jahit satu persatu ketika dokter menutup luka bekas operasi caesar. Mereka akan menutup sayatan jahitan yang diserap monocryl, jadi mereka tidak terlihat di luar. Karena jenis jahitan menyerap, ibu tidak akan menemukan jumlah gerakan dari luar dan hanya ujungnya yang harus dipotong. Daerah jahitan inilah yang menjadi salah satu faktor penentu mengerinngnya luka jahitan. Kesembuhan setiap lapisan perut hingga ke rahim yang dibuka saat operasi memiliki masa yang berbeda-beda.

Bagian kulit luar biasanya jahitan sudah akan mengering sekitar 2 minggu, sedangkan jahitan pada lapisan otot akan menyatu dalam waktu 1 bulan. Agar semua jaringan otot menyatu semua, mulai lapisan terdalam hingga lapisan bawah pelindung otot dibutuhkan waktu sekitar 4-6 bulan untuk sembuh dan kering total..

Bekas Luka Operasi Caesar Monjol, Mengapa?

Meski tak sakit atau nyeri tetap saja sebagai perempuan, tentunya bekas luka tersebut menimbulkan perasaan risih. Dr Febriansyah Darus SpOG(K) dari RSPAD Gatot Subroto mengatakan bahwa bekas luka pada operasi caesar yang timbul dan menonjol dari tubuh tersebut disebut keloid. Penyebab antara lain memang karena faktor genetik atau pengaruh gesekan pakaian. “Keloid itu tergantung sama genetik atau keturunan, kalau ada bakatnya ya tetap akan timbul,” ujar dr Febriansyah. Penyebab lainnya menurut dr Febriansyah adalah gesekan yang ditimbulkan oleh penggunaan pakaian antara lain celana atau korset. Bekas luka operasi yang tergesek celana atau korset akan merangsang jaringan hingga terluka.

Sementara itu menurut dr Febriansyah, penggunaan krim penghilang bekas luka untuk menghilangkan keloid tidak akan berpengaruh jika diberikan jauh setelah operasi berakhir. Menurutnya, krim penghilang bekas lupa memang memberi efek dapat menghilangkan keloid. Namun harus dilakukan sesegera mungkin, minimal 1 minggu setelah operasi. Ia menyarabkan bagi ibu yang memiliki keloid untuk melakukan operasi laser yang dapat menghilangkan bekas tersebut. “Atau jika tidak, bekas lukanya ditutup saja pakai plester,”pungkasnya. Keloid disebabkan juga oleh infeksi bakteri dan akan tumbuh lebih besar pada ibu yang sedang menjalani pemulihan pasca operasi caesar. Infeksi bakteri dapat dihindari dengan pemberian salep secara rutin pada luka serta merawatnya dengan benar dan teratur.

Tanda bekas luka caesar menonjol dan bermasalah :

1. Demam parah, seseorang yang telah menjalani operasi caesar akan mengalami demam ringan yang menandakan adanya penyembuhan yang dilakukan oleh tubuh. Kondisi tersebut juga bisa terjadi pada mereka yang mengalami operasi lainnya dan tidak pada kehamilan saja.

2. Iritasi kemerahan pada luka caesar, Setelah beberapa hari operasi biasanya bekas luka jahitan memang akan berwarna merah dan kondisi tersebut bisa dikatakan wajar asalkan tidak ada gejala lain yang menyakitkan.

3. Bekas jahitan mengeluarkan nanah, Nanah yang keluar pada bekas luka caesar dan disertai bau tidak sedap adalah karena tidak sering mengganti perban sehingga luka menjadi lembab atau basah.

baca juga : Infeksi Jahitan Caesar? Beginilah Gejala dan Cara Mengatasinya

4. Keputihan abnormal, Keputihan menjadi hal yang wajar ketika seorang wanita telah melakukan persalinan, hal tersebut merupakan proses penyembuhan dengan keluarnya racun atau sisa kotoran pada tubuh.

5. Perut terasa nyeri dan sakit, Rasa nyeri setelah operasi memang menjadi hal yang wajar, nyeri tersebut akan berangsur menghilang setelah beberapa jam operasi. Namun tetap ada yang masih merasa nyeri setelah berminggu-minggu bahkan bertahun-tahun.

Setelah mengetahui operasi caesar berapa jahitan, maka perlu diketahui juga jahitan caesar yang bagus bagaiman. Berikut ciri-ciri jahitan caesar yang bagus :

1. Bekas jahitan akan menyusut dalam waktu kurang lebih 6 minggu setelah tindakan operasi
2. Jahitan menggunakan benang khusus yang dapat larut menjadi daging dan aman dipakai oleh ibu
3. Bekas jahitan caesar memiliki panjang sekitar 10-15 cm dan lebar 0,3 cm
4. Kontur kulit akan menjadi tidak rata/sedikit timbul
5. Warna bekas jahitan agak lebih gelap dan lama kelamaan akan mirip seperti warna kulit
6. Terdapat bengkak disekitar jahitan yang terjadi pasca operasi

Kapan Sebaiknya Mandi setelah operasi caesar?

Khusus untuk mandi, mungkin belum diperbolehkan mandi setelah operasi caesar, karena dapat meningkatkan resiko infeksi karena kontaminasi bakteri. Luka pada operasi caesar merupakan luka yang besar dan dalam sehingga perlu perawatan khusus. Dikutip dari Reuters, dalam sebuah studi baru yaitu para pasien setelah operasi caesar diperbolehkan mandi 48 jam setelah operasi. Dalam penelitian menyatakan bahwa pasien yang diperbolehkan mandi setelah operasi ternyata memiliki semangat penyembuhan yang lebih besar dari pasien yang tidak menjalani operasi.

Sebenarnya banyak cara untuk mempercepat penyembuhan luka, namun proses penyembuhan harus melewati fase-fase ini, diantaranya adalah :

1. Fase Hemostatis

Fase hemostatismerupakan fase awal proses penyembuhan, ketika keping darah atau platet akan berkumpul pada sekitar luka dan menimbulkan adanya pembekuan darah, sehingga dapat menghentikan darah. Di fase ini berlangsung cepat dengan mempersempit pembuluh darah, sehingga darah yang keluar melalui luka segera terhenti.

2. Fase Inflamasi

Fase pada point ini adalah jahitan caesar mengalami peradangan atau inflamasi dan biasanya lazim pada penyembuhan luka. Peradangan ini bisa memberikan efek positif berupa pendarahan dan mencegah terjadinya infeksi karena cairan yang muncul memungkinkan timbulnya perbaikan sel untuk pindah. Selama fase ini, sel rusak, potagen, dan bakteri dikeluarkan dari area luka. Ciri utama fase inflamasi adalah adanya rasa sakit, panas, pembengkakan, dan kemerahan.

3. Fase Poliferasi

Pada fase ini adalah tahap awal pembentukan sel dan juga jaringan baru untuk menggantikan sel-sel yang telah lama dan rusak akibat luka. Fase poliferasi memerlukan nutrisi dan oksigen lebih yang memungkinkan untuk terjadi proses regenerasi, karena tubuh akan terus bekerja lebih keras agar jaringan baru terbentuk. Tahap akhir penyembuhan luka akan terjadi sel epitel yang memperbaiki cedera. Proses ini akan lebih cepat apabila luka dalam kondisi terhidrasi dan tetap lembab.

4. Fase Maturasi atau Remodelling

Tahap terakhir ini yaitu suatu kondisi dimana luka telah menutup sempurna, dalam fase ini terjadi pembetukan ulang kolagen dari tipe III ke tipe I dan juga jumlah pembuluh darah dan aktivitas seluler berkurang sepenuhnya.

Menutup jahitan caesar sebenarnya ada beberapa cara dan tidak semua dijahit. Menutup luka dengan cara di lem salah satu cara yang mungkin jarang ditemukan di Indonesia. Dokter akan menggunakan lem super khusus yang kering dalam waktu 10 detik saja. Lem ini tahan air dan kedap udara, sehingga Anda tak perlu khawatir luka akan terbuka. Banyak wanita yang menyukai mtode ini karena tidak menimbulkan luka yang terlihat. Tak perlu ada yang ambil kembali, baik itu staples atau benang den mereka bisa langsung mandi tanpa mengkhawatirkan lukanya.

baca juga : Jahitan Caesar Di lem? Beginilah Yang Terjadi Setelah Operasi Caesar

Dikutip dari Science Alert, ilmuwan menjelaskan lem itu merupakan gel yang berbasis methacryloyl-substituted tropoelastin (MeTro), protein elastis hibrida. Prinsip utama penggunaan jahitan caesar di lem yaitu hanya untuk tropical closure (penutup di permukaan). Harus dipastikan merembs ke dalam luka karena dapat memperlambat proses penyembuhan dan meningkatkan resiko infeksi. Tak semua dari anda dapat menggunakan lem tersebut, biasanya hanya untuk Anda yang tidak ada riwayat pendarahan dan infeksi serta status gizi baik. Efek samping berupa reaksi kulit seperti gatal, perih atau kemerahan serta reaksi alergi terhadap lem. Apapun cara yang dipilih ibu untuk menutup jahitan pasca operasi caesar, itulah yang terbaik untuk ibu dan rawat bekas luka operasi dengan baik supaya tidak terjadi infeksi.

Makanan sebagai tambahan untuk mempercepat penyembuhan luka juga bisa ibu lakukan. Seperti konsumsi makanan yang kaya akan serat, makanan yang mengandung banyak protein, makanan yang mengandung lemak sehat, dan makanan yang kaya akan antioksida. Konsumsi tambahan seperti buah dan sayur sayuran juga baik untuk ibu dalam proses penyembuhan.

Inilah yang dapat saya sampaikan mengenai pertanyaan operasi caesar berapa jahitan, semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan bagi ibu yang baru pertama kali akan melakukan operasi caesar.

Cara Diet Pasca Melahirkan Caesar Yang Benar dan Aman

Cara Diet Pasca Melahirkan Caesar Yang Benar dan Aman

Cara Diet Pasca Melahirkan Caesar

Cara diet pasca melahirkan caesar – Menginginkan bentuk badan yang proposional itu adalah salah satu keingin wanita setelah mereka mengandung dan melahirkan. Setelah melahirkan banyak dari mereka yang menjalani diet ketat yang dapat berbahaya bagi tubuh mereka. Namun tak usah risau jika berbagai cara telah dilakukan dan tubuh ibu belum kembali ke bentuk tubuh semula sebelum melahirkan. Cara diet pasca melahirkan caesar dapat dilakukan dengan cara yang aman dan tidak mengganggu kesehatan ibu dan nutrisi yang dibutuhkan tetap ada. Berikut akan dijabarkan mengenai cara diet pasca melahirkan caesar yang benar dan aman.

Pemulihan pasca melahirkan caesar-Cara Diet pasca melahirkan caesar

Operasi caesar adalah salah satu cara untuk melahirkan seorang bayi. Pasca melahirkan caesar, “Bolehkah untuk caesar lagi?”. Pada umumnya pertanyaan yang muncul adalah “Apakah boleh melahirkan normal setelah caesar?”. Kalau untuk melahirkan melalui operasi sesar lagi, boleh kapan saja. Setelah melakukan operasi caesar dua kali, maka sangat dianjurkan untuk caesar berikutnya dilanjutkan dengan tubektomi (steril). Karena resiko yang semakin tinggi jika ingin melahirkan secara normal, tidak boleh hamil dalam 2 tahun pasca caesar dan tidak boleh berulang indikasi sesarnya.

Tubuh sebenarnya memiliki kemampuan untuk memulihkan diri dari semua aspek kehamilan secara alami. Rahim akan menutup dan kembalu ke ukuran semula dalam waktu sekitar 6 minggu, sedangkan ligamen tubuh akan kembali ke panjang dan elastitas normal sekitar 3-6 bulan. Agak disayangkan, jaringan otot tidak merespon dengan cara yang sama. Sehingga perlu latihan dan rutinitas baru untuk mengembalikan kekuatan, kepadatan, dan fungsionalitas otot-otot tersebut. Penting untuk ibu ingat, bahwa latihan dan pengaturan pola makan yang tepat dan tetap menjadi dasar yang kuat untuk mendapatkan kembali berat ideal ibu.

baca juga : Infeksi Jahitan Caesar? Beginilah Gejala dan Cara Mengatasinya

Pasca melahirkan caesar adalah saat yang menyakitkan bagi ibu karena kelelahan mental dan fisik. Inilah saat yang tepat untuk ibu memerlukan makanan sehat, baik untuk diri sendiri atau untuk si kecil saat ibu mulai untuk menyusui. Ada yang bilang, ibu bisa memiliki makanan padat/berat setelah melahirkan caesar serta ada yang bilang tidak diperbolehkan konsumsi makanan padat/berat. Jadi, “Apa sebenarnya yang baik untuk dimakan pasca operasi caesar?”. Penelitian memberitahu tentang cara diet pasca melahirkan caesar dan makanan yang harus dihindari selama fase pemulihan.

Menurut Pedoman Diet yang diterbitkan oleh Departemen Pertanian Amerika dan didukung oleh American Dietitic Association, ibu yang menyusui memerlukan asupan kalori tambahan sebanyak 500 kalori. Sedangkan asupan kalori tidak boleh melebihi 1.800Kkal perhari. Asupan nutrisi yang baik dapat mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan energi ibu setelah melahirkan caesar dan menimbulkan bekas luka. Makanlah makanan yang seimbang dan mencakup protein tinggi, vitamin, karbohidrat, dan zat besi. Seperti misalnya susu yang ibu minum selama masa kehamilan.

Cara Diet Pasca Melahirkan Caesar Yang Aman Untuk Ibu Lakukan

Banyak hal diet yang bisa ibu lakukan untuk menurunkan berat badan pasca melahirkan caesar ataupun melahirkan normal. Berikut cara diet melahirkan caesar yang aman :

1. Mengonsumsi makanan yang bergizi dan tidak berlebihan

Konsumsi makanan yang bergizi dan tidak berlebihan setelah melahirkan caesar sangatlah dianjurkan. Karena itu baik untuk kesehatan ibu dan perhatikan juga pola makannya. Hindari mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi, minuman bersoda, dan kandungan gula yang berlebihan yang akan memperburuk berat badan. Membiasakan pola makan dalam porsi kecil tetapi sering dapat membantu ibu dalam memenuhi kebutuhan nutrisi ASI bagi si kecil dan menjaga berat badan setelah melahirkan caesar.

2. Konsultasi pada dokter sebelum melakukan latihan

Bagi ibu yang ingin melakukan cara diet pasca melahirkan caesar dapat melalui beberapa latihan terutama latihan yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan ibu. Ibu yang mengalami operasi caesar akan membutuhkan waktu 6 minggu untuk meredakan nyeri dan pemulihan sayatan. Jika perlua konsultasi dengan dokter kandungan ibu untuk mengurangi resiko latihan pasca melahirkan caesar.

3. Melatih postur yang baik dengan cara duduk tegak dan tarik nafas dalam dalam

Pstur tubuh yang tidak baik dapat dinilai dari cara duduk, cara duduk yang seringkali merosot dari sofa menandakan ibu masih belum melakukan poster yang baik. Alhi kebugaran menyarankan bagi ibu untuk duduk dengan posisi tegak yang akan membantu ibu merampingkan bagian perut setelah melahirkan caesar ataupun melahirkan normal.

4. Menjaga gaya hidup sehat

Setelah melahirkan caesar, ibu akan merasakan kekhawatiran pada gerakan yang akan dilakukan. Salah satunya kekhawatiran yang akan memperburuk kondisi sayatan, hal ini memang jauh lebih sulit apalagi mengurangi lemak perut. Selain mendisiplinkan kebiasaan dalam menjaga pola makan, ibu dalam melakukan latihan-latihan setelah melahirkan caesar ataupun normal yang aman adalah jalan kaki di pagi hari atau senam nifas. Ibu juga harus bersabar dalam menjaga gaya hidup sehat ini, mungkin awalnya akan mengalami kesulitan. Tetapi sebaiknya bersabar dan tenang sehingga dapat menyesuaikan dengan gaya hidup yang sehat dan fokus dengan tujuan untuk melakukan cara diet pasca melahirkan caesar.

5. Menyusui si kecil

Menyusui si kecil juga salah satu cara diet pasca melahirkan caesar yang wajib ibu ketahui. Pasalnya, menyusui si kecil dapat membakar 500 kalori perhari dalam tubuh ibu. Selain itu memberian ASI juga dapat merangsang kontraksi rahim yang dapat menyusutkan ukuran uterus agar kembali seperti semula. Manfaat ASI bagi si kecil adalah sebagai berikut :

  • ASI mengandung Zat yang sangat penting bagi si kecil
  • ASI memberikan kekebalan tubuh yang optimal
  • Sarana mendekatkan ibu dengan si kecil
  • ASI tidak bisa basi dan akan selalu segar
  • ASI menjadi pelindung yang baik
  • ASI makanan yang tepat untuk si kecil
  • Memperkecil resiko kanker ovarium pada ibu

6. Konsumsi Kayu Manis

Konsumsi kayu manis dapat membantu ibu menstabilkan kadar gula dalam darah. Efek yang paling menonjol dari kayu manis adalah emmbuat ibu tidak merasa lapar atau bisa dibilang merasa kenyang lebih lama. Selain itu, kayu manis dapat membuat proses metabolisme lemak dalam tubuh ibu meningkat. Pada sebuah penelitian dari Diabetes Care Journal tahun 2003, disebutkan bahwa orang yang diberikan kayu manis sebanyak 6 gram perhari akan mengalami penurunan kadar glukosa antara 18-29% setelah 40 hari. Tak hanya itu, kayu manis juga terbukti membanyu tubuh mengontrol kadar gula darah yang memungkinkan untuk memperoduksi hormon insulin lebih sedikit.

7. Konsumsi sup, sayuran dan buah-buahan

Kelompok makanan nabati mengandung fitonutrien yang bermanfaat untuk mengurangi lemak perut. Contoh makan sup, buah, dan sayur sayuran seperti sup kaldu, sayur brokoli, kale, kubis, bunga kol, mangga pepaya, jeruk, lemon, dan lain sebagainya. Uniknya adalah sayuran tidak akan membuat ibu gemuk walaupun makan sebanyak apapun. Tetapi tetap saja, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik untuk kesehatan ibu.

baca juga : Buah Pasca Operasi Caesar Yang Baik Dikonsumsi

Cara Diet Pasca Melahirkan Caesar dengan Jenis Olahraga yang Aman dilakukan

Ada beberapa latihan fisik yang bisa ibu lakukan untuk menurunkan berat badan. Namun, bagi ibu yang telah melahirkan caesar manfaat latihan fisik bisa untuk mengurangi resiko cedera, membantu pemulihan pasca operasi caesar, dan mengencangkan otot perut. Meskipun ibu mungkin merasakan sedikit sakit pada luka rambut, tetapi secara umum aktifitas fisik ringan tidak membahayakan. Berikut latihan yang dapat dilakukan dimana saja dan tidak memerlukan alat khusus :

1. Peregangan

Cara untuk meredakan ketegangan dan mengembalikan kelenturan, ibu dapat mencoba melakukan gerakan peregangan di bawah sepuluh kali sehari. Setiap setengah jam, seret 2-3 napas dalam dan dalam. Untuk membantu melatih pernapasan yang dibutuhkan nanti selama gerakan. Duduk tegak dan putar bahu Anda 20 kali ke depan dan ke belakang. Ini bisa dilakukan setiap jam untuk meregangkan sendi sehingga tubuh terasa lebih rileks. Ibu juga bisa meregangkan cahaya dengan berdiri sambil bersandar di dinding. Memperpanjang lengan Anda dan perlahan angkat tangan sampai otot perut Anda tertarik. Tahan selama 5 detik, rileks dan ulangi hingga 5-10 kali untuk meningkatkan kelenturan di sekitar area jahitan sebelumnya.

2. Pernapasan perut

Latihan ini bisa dilakukan di tempat tidur atau di depan TV. Jauh, berbaring telentang di sofa atau tempat tidur. Bawa tubuhmu, taruh tanganmu di perut. Tarik napas melalui hidung Anda dan rasakan perut Anda mengembang dengan tangan ibu Anda. Biarkan nafas melalui mulut, perut kempiskan. Tahan selama 3 detik. Ulangi gerakan di atas 5-10 kali, tiga kali sehari. Latihan ini ringan dan baik untuk relaksasi, juga dapat membantu melatih otot perut.

3. Kegel sambil duduk

Latihan kegel adalah latihan untuk mengaktifkan dan mengencangkan lantai panggul, Ibu juga membantu mengontrol pascabersalin urin. Ibu bisa duduk di tepi kursi, menginjak lantai dengan kakinya dan kemudian mengencangkan otot-otot dasar panggul karena ibu ingin terus buang air kecil. Pegang selama mungkin, mulai dari 5 detik, dan kemudian digunakan sekali, durasi dapat diperpanjang hingga 10 detik, tergantung pada kemampuan Ibu. Iringi dengan menarik napas dalam-dalam dan dalam. Ibu dapat mencoba melakukan gerakan ini sambil berdiri miring atau berbaring. Ulangi 8-12 kali, dengan 2 menit istirahat setiap kontraksi.

4. Peregangan kaki

Ibu bisa berbaring telentang, menekuk lututnya dan masuk ke telapak kaki. Tempatkan handuk atau kenakan kaus kaki sehingga kaki bisa bergerak lebih mudah di lantai atau tempat tidur. Tarik napas, lalu buang. Saat Anda menghembuskan napas, tarik otot perut ke dalam dan kencangkan, tetapi jagalah agar punggung tetap lurus. Perlebar kaki Anda perlahan-lahan dari tubuh sampai benar-benar meregang. Lalu kembali ke posisi semula. Ulangi secara bergantian 10 kali pada setiap tahap. Ibu dapat melakukan latihan ini 1 set per hari. Latihan ini membantu melatih otot perut dan hanya disarankan jika rasa sakit dari operasi sebelumnya telah menurun drastis.

baca juga : Tips Pemulihan Rahim Setelah Melahirkan Melalui Operasi Caesar

5. Squat dinding

Berdiri cukup dekat dengan dinding. Perlahan bersandar di dinding dengan lutut ditekuk sehingga tubuh Anda dalam posisi duduk sambil bersandar di dinding. Pastikan lutut dan paha membentuk sudut 90 derajat. Tarik napas dalam-dalam dan tarik perut ke dinding saat Anda mengeluarkan napas. Dalam posisi ini, Ibu juga bisa melatih gerakan Kegel. Tahan selama 1 menit. Ulangi 5 kali. Jenis latihan ini baik untuk melatih berbagai otot tubuh, seperti otot dasar panggul, paha, betis, ke punggung bawah.

Itulah beberapa hal cara diet pasca melahirkan caesar yang aman dan baik untuk dicoba.

Usia Melahirkan Caesar Yang Ideal Agar Tidak Terjadi Komplikasi

usia melahirkan caesar

Usia melahirkan caesar – Menantikan kelahiran si kecil ke dunia selama 9 bulan merupakan suatu hal yang sangat menegangkan sekaligus menyenangkan. Maka dari itu, ibu harus memilih proses persalinan dengan benar dan sebaik mungkin supaya bayi dan ibu selamat. Apabila ibu sudah merencanakan untuk melahirkan melalui operasi caesar, adakah aturan usia melahirkan caesar yang idela agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan? Simak Penjelasan berikut mengenai usia melahirkan caesar.

Meningkatnya angka kehamilan pada usia ibu lanjut adaah seiring dengan meningkatnya angka kelahiran caesar. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa usia ibu yang lanjut merupakan faktor resiko melahirkan caesar. Lanjutkan membaca →

Inilah Cara Mengatasi Perut Besar Setelah Melahirkan Caesar

Inilah Cara Mengatasi Perut Besar Setelah Melahirkan Caesar

Perut besar setelah melahirkan caesar – Kali ini akan membahas tentang cara mengatasi perut besar setelah melahirkan caesar. Melahirkan adalah suatu hal yang ditunggu-tunggu oleh setiap ibu hamil. Ibu yang memilih melahirkan secara caesar akan menimbulkan bekas luka jahitan yang harus dirawat dengan baik dan benar supaya tidak terjadi komplikasi. Selain itu, beberapa ibu mungkin akan terkejut melihat perut besar setelah melahirkan caesar seperti saat hamil 6 bulan. Jangan khawatir, memang butuh waktu bagi tubuh ibu terutama perut untuk benar-benar kembali pada bentuk asalnya pasca melahirkan.

Kapan Bentuk Perut Besar Setelah Melahirkan Caesar Kembali Normal?

Tak sedikit wanita setelah melahirkan bisa kembali mendapatkan bentuk badannya seperti sebelum hamil, tidak perlu khawatir. Pada dasarnya wanita membutuhkan waktu berbulan-bulan agar tubuh kembali ideal. Kesabaran merupakan salah satu kuncinya, perut memerlukan 9 bulan peregangan untuk menampung bayi. Jadi masuk akal bila untuk mengencangkan kembali diperlukan waktu berbulan-bulan. Kecepatan dan tingkat transisi ini tergantung pada ukuran tubuh normal.

Jika seorang wanita mengalami kenaikan 13 kg dan berolahraga secara teratur selama kehamilan, menyusui, dan baru memiliki anak lebih mungkin untuk langsing dengan cepat. Apabila iu tidak menyusui, sebaiknya perhatikan asupan makanan dan kurangi asupan kalori untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan. Selain itu agar perut besar setelah caesar dapat kembali seperti sebelum hamil.

Baca juga : TIPS PENYEMBUHAN PASCA OPERASI CAESAR YANG AMAN DAN MUDAH

Hal lain seperti yang dipaparkan baby center, saat bayi lahir. Perubahan hormon menyebabkan rahim sulit untuk menyusut kembali pada ukuran pra-kehamilan. Dibutuhkan waktu 6-8 minggu untuk mengembalikan rahim ke ukuran semula. Strech mark yang timbul pra-kehamilan biasanya akan memudar dari 6-12 bulan setelah melahirkan. Pigmentasi akan terjadi lebih mudah dan biasanya permukaannya menjadi lebih ringan dan kulit disekitarnya tapi teksturnya tetap sama.

Sebenarnya segera setelah melahirkan, berat badan dan ukuran perut sudah berkurang sekitar 5,4 kg. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari berat badan bayi, plasenta, serta banyaknya darah dan air ketuban yang keluar. Mengencangkan perut setelah melahirkan tergantung pada beberapa faktor, diantaranya adalah keturunan, bentuk dan ukuran tubuh sebelum mengandung, berapa banyak berat badannya naik selama masa kehamilan, dan berapa banyak ibu bergerak atau berolahraga.

Penyebab perut besar setelah melahirkan caesar yaitu sebagai berikut :

Ketika seorang wanita hamil tubuhnya akan terlihat berbeda dadi sebelum hamil. Tubuhnya akan menjadi lebih melebar atau lebih berisi. Salah satunya ibu yang telah melahirkan mengeluh karena berat badannya tak kunjung turun setelah melahirkan. Ada beberapa ibu juga yang mengeluh perut besar setelah melahirkan caesar , karena masih sama seperti ketika sedang hamil. Berikut penyebab perut besar setelah melahirkan caesar yang perlu ibu ketahui :

1. Makanan manis

Perut besar atau buncit biasanya akan identik dengan makanan. Jika sudah melahirkan namun perut terasa besar, maka penyebabnya karena makanan. Biasanya setelah makan, ibu akan cenderung makan secara berlebihan dan tak terkontrol. Sehingga bisa membuat perut jadi kemabli besar dan terlihat seperti hamil kembali. Oleh karena itu, setelah melahirkan caesar disarankan supaya ibu terlebih dahulu menjauhi makanan yang manis-manis. Karena itu bisa menyebabkan perut besar atau buncit, kondisi ini menyebabkan bahaya caesar sebagai efek samping jangka panjang.

2. Produk susu

Perut besar setelah melahirkan caesar ungkin karena ibu suka mengonsumsi produk yang terbuat dari susu terutama susu sapi. Produk susu seperti es krim, susu skim, dan masih banyak lagi dan jika dikonsumsi secara berlebihan dapat memebuat ibu mengalami kelebihan berat badan. Tidak ada salahnya utuk mengurangi konsumsi produk susu selama masa pemulihan setelah melahirkan caesar.

3. Konsumsi karbohidrat berlebihan

Penyebab perut besar setelah melahirkan caesar lainnya yaitu konsumsi karbohidratsecara berlebihan. Terutama karbohidrat yang kompleks bisa mengakibatkan ibu mengalami kelebihan berat badan. Maka dari itu kami sarankan agar perut tidak besar setelah melahirkan caesar untuk menghindari makan karbohidrat secara berlebih. Seperti bahan makanan yang terbuat dari gandum, konsumsi secukupnya.

4. Malas gerak

Setelah melahirkan caesar, ibu akan mengalami rasa sakit terutama dibagian perut karena bekas jahitan yang membuat agak sulit bergerak. Walau dalam masa pemulihan membutuhkan banyak istirahat, namun setidaknya ibu juga harus melakukan gerakan seperti berjalan di dalam rumah. Jika malas bergerak dan hanya makan tidur, maka itu bisa membuat perut jadi besar atau buncit.

Baca juga : Tanda Luka Pasca Operasi Caesar Telah Sembuh!

5. Masalah pencernaan

Perut besar setelah melahirkan caesar tidak selalu karena lemak. Ibu juga harus memperhatikan gejala lainnya, jika perut yang besar itu sangat tidak nyaman atau sering mengalami buang gas dan perut kembung. Maka bisa jadi itu adalah karena masalah pencernaan, karena ada ibu yang mengeluh masalah pencernaan dan engalami perut kembung. Jika masalah pencernaan terjadi pada ibu, maka segeralah untuk mengatasinya.

6. Kurang tidur

Ibu yang baru saja melahirkan caesar biasanya tidak memiliki waktu istirahat yang cukup karena mengurus bayi. Padahal ibu yang baru saja melahirkan harus memiliki waktu istirahat yang cukup, karena perut besar setelah melahirkan caesar salah satu faktor penyebabnya adalah kurang tidur. Jadi, aturlah waktu istirahat ibu dengan sebaik-baiknya dan sempatkan waktu untuk tidur jika si kecil tidur.

7. Stress

Ada beberapa wanita yang mengeluh setress atau depresi setelah melahirkan caesar. Setress bisa disebabkan karena beberapa faktor misalnya, setress karena merasakan sakit setelah operasi atau mungkin belum siap menjadi ibu dan bisa juga karena faktor lainnya. Menurut beberapa penelitian stress ini bisa menjadi salah satu faktor mengapa ibu mengalami perut besar setelah melahirkan caesar.

Mengecilkan perut besar setelah melahirkan caesar

Memiliki perut besar atau buncit setelah melahirkan memang tidaklah terasa nyaman akan selalu mengganjal bagi ibu. Oleh karena itu simaklah cara mengecilkan perut besar setelah melahirkan caesar :

1. Menyusui

Setelah memiliki bayi, kebahagiaanpun bertambah walau bentuk dan berat badan membuat tidak nyaman. Salah satu cara alami untuk mengecilkan perut serta menurunkan berat badan adalah dengan menyusui. Sudah jelas memang kalau bayi sudah lahir ibu akan menyusui, sebab ASI merupakan sumber makanan utama bagi sang buah hati. Ini merupakan fakta bahwa dengan menyusui dapat merasa puas karena telah memenuhi asupan nutrisi si kecil. Namun menyusui juga dapat membantu sang ibu mengurangi 5000 kalori perhari. Beruntunglah ibu yang ASInya keluar dengan sempurna dan tidak memiliki masalah, karena bisa berpengaruh baik terhadap tbuh sang ibu yang menginginkan berat badan normal.

Baca juga : Apakah Setelah Melahirkan Caesar Boleh Minum Jamu?? Amankah?

2. Jangan diet

Merasa tubuh sudah sehat dan rasa nyeri yang sudah tidak terasa, tidak disarankan untuk benar-benar melakukan diet resmi. Peran sebagai ibu yang sangat sibuk mengurus si kecil ditambah dengan diet yang artinya harus menahan keinginan makanan apapun yang disukai akan membuat tersiksa. Perasaan tertekan akan lebih mudah muncul yang akhirnya justru membuat berat tubuh meningkat. Diet selalu dihubungkan dengan pembatasan porsi makan dan jenis makanan, meski begitu banyak wanita yang pada akhirknya melakukan diet sampai sakit. Kesimbangan nutrisi pada setiap makanan yang dikonsumsi dapat membantu menurunkan berat badan sedikit demi sedikit.

3. Latihan beban ringan

Ketika tubuh sudah benar-benar pulih dan membuat otot perut dan punggung lebih kuat dan kencang, maka bisa lakukan latihan beban ringan. Tidak perlu memaksakan diri untuk melakukan latihan beban berat jika belum mampu. Mualilah dengan beban yang ringan untuk membuat kondisi tubuh makin baik dan bugar. Latihan Beban setelah operasi caesar tidak akan berakibat buruk sebab dengan latihan ini keseimbangan tubuh akan dapat menigkat. Efek baiknya lagi adalah bahwa koordinasi seluruh bagian tubuh akan dapat ditingkatkan. Lemak yang berkumpul dibagian perut serta di bagian tubuh lain akan berkurang. Pastikan sudah konsultasi dengan dokter akan melakukan latihan ini, demi memastikan kondisi sudah kuat untuk latihan beban.

4. Pola hidup sehat

Pola makan sehat adalah bagian dari pola hidup sehat, untuk pola hidup sehat sendiri selain dari makanan bisa juga menjaga kebugaran tubuh dengan olahraga ringan saat tubuh benar-benar pulih. Tidak makan makanan yang sembarangan, nutrisi dalam tubuh perlu untuk terus dipenuhi. Makanan dan minuman yang dikonsumsi adalah makanan yang berkalori rendah dan berlemak rendah sehingga proses penurunan berat badan tidak akan sulit. Perbanyak makan sayur dan buah serta hindari makan cepat saji. Pola tidurpun juga perlu diperhatikan, tidak dapat dipungkiri bahwa setelah melahirkan orang tua akan diribetkan dengan bayi yang menangis tenagh malam. Pola tidur serta aktifitas rutin saat dirumah juga akan berubah semenjak kehadiran si kecil. Hal ii bukan menjadi alasan ibu tidak dapat menanamkan pola hidup sehat setelah persalinan. Sehatnya pola makan dan rutinnya olahraga akan membantu proses pengecilan perut.

Baca juga : Hal – Hal Mengenai Makanan Sebelum Melahirkan Caesar Yang Baik Untuk Dikonsumsi

5. Atur porsi makan

Mengatur porsi makan salah satu cara untuk mengecilkan perut setelah melahirkan. Makan dengan porsi banyak dan sering akan membuat tubuh ibu semakin gemuk. Namun berbeda jika makan dengan porsi sedikit dan sering, hal ini justru lebih baik dan tidak akan membaut tubuh menjadi gemuk. Cara ini snagat efektif jika dilakukan dengan rutin, intinya adalah untuk mencegah agar lemak yang tertimbun di dalam tubuh beserta kalori dari makanan yang dikonsumsi. Hal ini akan tetap dapat mengendalikan berat badan secara berlebih dengan mudah tanpa harus diet ketat atau ekstrim.

6. Perbanyak air putih

Konsumsi air putih sesering mungkin juga disarankan bagi para wanita setelah melahirkan caesar. Fungsi air putih tentu sudah kita ketahui, yakni air putih dapat membantu membuat semua organ tubuh bersih. Terutama di saluran pencernaan di mana ada racun dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Air putih secara tidak langsung mendetokfikasi tubuh, maka tidak salah bila setelah caesar tetap minum paling tidak 8 gelas perhari atau minimal 2 liter perhari. Tubuh setelah melahirkan memerlukan cairan juga dan sabiknya jangan sampai mengalami dehidrasi. Selain pencernaan menjadi lebih sehat, tubuh akan lebih langsing secara otomatis. Dikarenakan konsumsi air putih dapat mencegah rasa lapar cepat datang. Pastikan bahwa tubuh sudah pulih dari rasa nyeri dan ketikdaknyamanan setelah operasi.

7. Berjalan kaki

Ada cara lain lagi yang bisa digunakan oleh para wanita yang bingung mengecilkan perutnya yaitu dengan berjalan kaki. Berjalanlah dipermukaan yang datar dan pelan-pelan saja, bukan jalan cepat melainkan jalan kaki biasa. Banyak yang tidak menduga bahwa hanya dengan berjalan kaki, misalnya dengan jarak 500m tiap harianya. Membuat kondisi otot perut yang kendur dapat dikencangkan kembali. Namun, untuk jarak yang ditempuh disesuaikan dengan kondisi badan, tidak diharuskan untuk berjalan jauh jika belum mampu. Tak hanya bagian perut saja yang mengecil dan mengencang, tetapi olahraga sederhana ini membuat otot kaki makin kuat dan tubuh akan lebih kuat secara menyeluruh.

Itulah yang dapat saya bagikan mengenai informasi cara mengatasi perut besar setelah melahirkan caesar. Semoga dengan membaca ini dapat membantu ibu yang sedang dalam proses mengecilkan perut.

kapsul kutuk premium

Kontak Kami : 085865306931

SEMOGA BERMANFAAT 🙂

Melahirkan Bayi Kembar Secara Caesar Atau Secara Normal?

Melahirkan Bayi Kembar Secara Caesar Atau Secara Normal?

Melahirkan Bayi Kembar Secara Caesar

Memiliki anak merupakan suatu anugrah yang diberikan Tuhan kepada sebuah sepasang suami istri. Menjaga dan merawat kehamilan selama 9 bulan dan membutuhkan perhatian khusus supaya dapat berkembang dengan baik dan lahir dengan sempurna. Apabila janin yang ada dikandungan ibu ada 2 itu adalah sebuah bonus yang diberikan kepada ibu untuk merawat 2 anak sekaligus. Kehamilan bayi kembar mungkin akan membuat ibu lebih gugup, selain merawat 2 anak sekaligus ibu juga sebaiknya memperhatikan baik-baik serba-serbi melahirkan bayi kembar. Jalan persalinan yang harus dilewati nantinya juga harus diperhatikan melahirkan bayi kembar secara caesar ataupun secara normal.

Mengenal Proses Melahirkan Bayi Kembar Secara Caesar Diharuskan atau Tidak

Kehamilan bayi kembar pasti memiliki perbedaan yang sangat terlihat dibandingkan dengan kehamilan pada umumnya. Salah satu perbedaan yang terlihat yaitu seberapa banyak yang Anda butuhkan untuk makan dan berapa banyak kereta yang perlu dibeli dan harus tau persalinan apa yang diharapkan. Banyak kehamilan kembar lahir lebih awal daripada kehamilan dengan satu bayi. Ini karena kehamilan kembar cenderung lebih memiliki masalah yang membutuhkan kelahiran dini atau melahirkan bayi kembar secara caesar.

Jika ibu dan si kembar tidak memiliki masalah kesehatan, mungkin kehamilan bisa hingga 40 minggu (jangka penuh). Tidak perduli seberapa lama kehamilan ibu, ketika proses melahirkan akan diawasi dengan ketat untuk memastikan ibu memiliki proses kelahiran yang aman. Lebih dari 50% bayi kembar lahir prematur dan kelahiran bayi kembar memiliki resiko masalah yang lebih tinggi dengan detak jantung dan posisi bayi. Dalam sebuah kasus, jika bayi kembar lahir secara prematur, mereka akan cenderung lebih memiliki masalah apapun jenis persalinan yang dijalani.

baca juga : TIPS PENYEMBUHAN PASCA OPERASI CAESAR YANG AMAN DAN MUDAH

Melahirkan bayi kembar sebelum 36 minggu, dokter mungkin akan memeriksa untuk melihat bagaimana perkembangan paru-paru mereka. Jika belum cukup siap, mungkin akan diberikan suntikan steroid. Dokter akan mencoba menunda kelahiran sampai steroid memiliki waktu untuk membantu paru-paru bayi ibu berkembang. Jenis dan waktu pengantaran akan tergantung pada si kembar dan bagaimana posisi mereka ketika saatnya keluar. Pilihan untuk proses persalinan mungkin berbeda, banyak dokter yang mencoba cari tahu apakah saudara kembarnya berada pada kantung yang sama. Jika berada di kantong yang sama, dokter mungkin akan mendorong untuk mempertimbangkan persalinan elektif pada minggu ke 36 atau minggu ke 37. Sedangkan jika mereka berada di kantong yang berbeda, persalinan dapat dilaksanakan pada minggu ke 40.

Bayi kembar dalam kantung yang sama (monokorionik) sering memiliki resiko lebih tinggi daripada kembar di katong yang berbeda. Karena resiko masalah meningkat saat kehamilan berlanjut, mungkin perlu diinduksi. Seorang dokter mungkin memberi obat untuk memulai kontraksi pada minggu ke 36 atau minggu ke 37. Apabila ibu menginginkan melahirkan bayi kembar secara caesar daripada melahirkan normal, dokter akan menjadwalkannya saat ini juga.

Selain penjelasan diatas, ada juga penjelasan melalui sebuah penelitian kepada ibu hamil yang memiliki janin kembar. Dr Jon Barrett dari Sunnybrook Health Sciences Center di Toronto, Kanada, telah melakukan penelitian terhadap sejumlah ibu hamil yang memiliki janin kembar. Penelitian yang menantang ini dilakukan Dr Jon guna menjawab pertanyaan mengenai penting atau tidaknya operasi caesar di lakukan untuk melahirkan bayi kembar. Karena untuk saat ini operasi caesar merupakan satu peraktek yang marak di lakukan. Dan jika kita melihat angka kelahiran, ada tiga per empat diantaranya merupakan bayi kembar yang lahir karena operasi caesar.

Sebuah penelitian yang di pimpin oleh Barrett ini dilakukan di 25 negara melibatkan hampir 2.800 perempuan hamil. Bahkan semua bayi kembar akan dipastikan dalam kondisi yang aman untuk di lahirkan. Namun, banyak diantaranya dokter yang menyarankan untuk melakukan operasi caesar, jika posisi bayi dalam keadaan sungsang.

baca juga : Cerita Perjuanganku ! Melahirkan Bayi Sungsang Secara Normal Tidak Dengan Caesar

Nah, dari penelitian tersebut ada setengah dari ibu hamil di jadwalkan harus melakukan operasi caesar, dan sisanya harus menjalankan proses persalinan normal. Dari hasil itu, sebanyak 40% dari ibu hamil yang dijadwalkan untuk melahirkan normal justru harus menempuh jalan caesar. Kemudian 10% yang dijadwalkan operasi caesar ternyata masih bisa melahirkan secara normal.

Dari proses persalinan, ada 2% bayi yang baru lahir dan beberapa diantaranya meninggal dunia serta mengalami masalah yang serius. Namun kenyataannya, meninggalnya bayi tersebut justru tidak dipengaruhi oleh cara mereka lahir. Karena proses persalinan normal ataupun caesar tidak akan menjadi tolak ukur keselamatan bayi. Bahkan pilihan proses persalinan pun tidakpula berisiko meningkatkan komplikasi pada sang ibu. “Hasil ini menunjukkan, tidak semua bayi kembar harus dilahirkan secara normal,” komentar dr Michael Greene dari Rumah Sakit Umum Massachusetts, Amerika Serikat.
Itu artinya, seorang ibu yang mengandung bayi kembar tidak perlu harus merencanakan untuk melangsungkan persalinan dengan operasi casar. Karena ibu hamil anak kembar masih bisa melangsungkan persalinan dengan proses yang normal. Hal ini bisa dilakukan jika kondisi ibu memungkinkan.

Melahirkan Bayi Kembar Secara Caesar ataupun Normal Tergantung dengan Posisi Bayi

Posisi bayi kembar menjadi pengaruh untuk proses persalinan nantinya. Terkadang melahirkan bayi kembar secara caesar adalah jalan satu satunya yang bisa diambil, karena posisi si kembar. Berikut posisi bayi kembar yang menentukan proses kelahiran :

  • Vertex/Vertex, yaitu posisi kepala kedua bayi ke bawah. Ini merupakan posisi terbaik, terutama jika ingin melahirkan secara normal.
  • Vertex/Breech, yaitu posisi kepala bayi pertama ke bawah dan bayi yang kedua adalah kaki pertama. Ini adalah kemungkinan terbaik kedua jika ibu menginginkan proses persalinan secara normal. ada kemungkinan, bayi pertama lahir secara normal dan bayi kedua dipindahkan atau berbalik dalam diri ibu untuk dilahirkan secara normal juga.
  • Breech/Vertex atau Breech/Breech, yaitu posisi bayi pertama adalah kaki pertama dan bayi kedua adalah kepala berada di posisi yang sama dengan bayi pertama. Kombinasi ini dapat menyebabkan persalinan normal mengalami resiko. Dokter akan merekomendasikan melahirkan bayi kembar secara caesar.
  • Melintang, yaitu posisi bayi pertama menyamping (secara horisontal di rahim). Tidak peduli apa posisi kedua bayi, dokter akan merekomendasikan melahirkan bai kembar secara caesar. Secara umum, jika bayi pertama jatuh kepala ada kemungkinan yang baik bahwa dapat dilahirkan secara normal. Tetapi bayi kedua mungkin tidak dapat dilahirkan secara normal. Jika posisi bayi pertama kepala tidak berada dibawah, akan lebih aman untuk melahirkan bayi kembar secara caesar terlepas dari posisi kedua bayi.
Melahirkan bayi kembar melalui persalinan normal

Hamil kembar tidak menutup kemungkinan untuk melahirkan normal. Faktanya 4 dari 10 kasus persalinan kembar dilakukan melalui persalinan normal. Melahirkan bayi kembar melalui persalonan normal bisa saja terjadi jika memenuhi syarat berikut ini :

  • Kehamilan ibu sehat
  • Ibu dan kedua bayi tidak beresiko mengalami komplikasi
  • Kedua bayi tidak identik (tidak berbagi palsenta yang sama)
  • Bayi pertama tidak sungsang
  • Kedua bayi sehat dan berkembang sebagaimana semestinya.

Ibu mungkin akan diberikan bius epidural sebelum melahirkan, lalu dokter akan membimbing untuk mengedan dan melahirkan bayi pertama. Setelah bayi pertama lahir, ibu bisa istirahat sejenak sembari dokter memeriksa posisi bayi kedua dan melakukan pemeriksaan vagina. Tak lama setelah kelahiran bayi pertama, leher rahim ibu akan membuka lagi untuk memberi jalan bagi bayi kedua. Namun, bila ibu tidak kunjung mengalami kontraksi atau bukaan. Dokter akan memberikan infus berisi obat hormon, obat tersebut digunakan untuk memicu kontraksi dan bukaan.

Persalinan normal tidak akan dilakukan jika ada resiko kesehatan pada ibu dan kedua bayi. Persalinan normal memiliki komplikasi lebih sedikit daripada persalinan caesar. Melahirkan normal untuk bayi kembar bahkan bisa terjadi pada wanita yang pernah menjalani operasi caesar di kehamilan sebelumnya. Dokter akan memeriksa kesehatan ibu dan bayi sebelum dan selama persalinan untuk memastikan melahirkan normal adalah pilihan yang aman.

Selama persalinan dokter akan memantau detak jantung kedua bayi. Jika mereka melihat tanda-tanda peringatan masalah, maka mereka mungkin akan secepatnya melakukan proses persalinan. Dokter dapat membantu persalinan dengan memberi obat untuk meningkatkan frekuensi kontraksi. Ini sering terjadi jika proses persalinan berjalan terlalu lambat. Banyak dokter yang mencoba melahirkan bayi kembar kurang dari setengah ham setelah bayi pertama lahir. Jika detak jantung kedua bayi tampak normal, tidak ada batasan waktu yang diperlukan. Hingga 25% kelahiran bayi kedua dilahirkan melalui operasi caesar setelah bayi pertama dilahirkan secara normal. Ini disebabkan oleh masalah bayi kedua mengalami atau posisi beresiko. Sehingga bagi ibu yang tidak ingin melahirkan bayi kembar secara caesar perhatikan syarat-syarat diatas.

Sedangkan perkembangan bayi kembar dibandingkan dengan bayi tunggal yaitu selama 2 triwulan pertama kehamilan, bayi kembar berkembang pada kecepatan yang sama dengan bayi tunggal. Namun pada triwulan terakhir, jumlah berat badan bayi kembar sama dengan berat badan bayi tunggal. Dengan begitu, berat bayi tunggal terus meningkat sampai minggu ke 40. Sedangkan peningkatan berat badan bayi kembar menurun mulai minggu ke 30-32. Oleh karena itu, bayikembar cenderung lebih kecil dibandingkan bayi tunggal yang lahir di usia kehamilan yang sama.

baca juga : Cara Alami Kurangi Rasa Nyeri Setelah Operasi Caesar

Pada awal triwulan ketiga, bayi kembar sebenarnya mempunyai keuntungan dibandingkan bayi tunggal dalam hal perkembangannya. Karena perkembangan mereka sedikit lebih cepat sampai minggu ke 30 kehamilan. Sebagai contoh, bayi kembar yang dilahirkan pada minggu ke-30 mungkin memiliki perkembangan paru yang lebih baik dan memiliki masalah karena kelahiran prematur yang lebih sedikit dibandingkan bayi tunggal yang lahir pada usia kehamilan yang sama. Pada usia kehamilan 32 minggu biasanya janin kembar memiliki berat masing-masing antara 1,5 – 2 kg dengan panjang sekitar 40 cm.

Melahirkan Bayi Kembar Secara Caesar

Lebih dari 60% kelahiran bayi kembar adalah melalui operasi caesar. Terkadang operasi caesar ‘elektif’, dipilih atau direncanakan sebelumnya. Di sisi lain kadaan darurat, tidak ada yang merencanakan operasi atau sesuatu terjadi selama persalinan normal yang membuat operasi caesar menjadi penting dan mendesak. Secara keseluruhan, operasi caesar umum dan aman untuk persalinan bayi kembar, akan tetapi mereka tidak diperlukan dalam setiap kasus.

Kelahiran operasi caesar elektif dengan kehamilan bayi kembar tergantung dengan kesehatan ibu dan bayi kembar. Dokter mungkin akan merekomendasikan melahirkan bayi kembar secara caesar yang direncanakan sebelum persalinan normal dimulai. Hal ini dapat dilakukan jika berada dikantung yang sama, melahirkan caesar atas permintaannya setelah bayi kembar mencapai minimal 36 minggu.

Melahirkan bayi kembar secara caesar tanpa direncanakan sebelumnya disebut melahirkan caesar darurat. Hal ini bisa terjadi ketika kedua bayi menunjukkan detak jantung yang lambat atau masalah lain. Melahirkan caesar darurat juga bisa terjadi ketika bayi pertama lahir secara noirmal tetapi bayi kedua tidak membaik atau bermasalah. Secara umum, melahirkan caesar lebih aman ketika mereka direncanakan dulu sebelumnya.

*** Semoga Bermanfaat ***