Alasan Memilih Persalinan Caesar Dibading Normal, No.5 Memiliki Resiko

Alasan Memilih Persalinan Caesar

alasan memilih persalinan caesar
alasan memilih persalinan caesar

Melahirkan seorang anak adalah impian setiap wanita, banyak yang mengatakan bahwa kehidupan seorang wanita sempurna jika sudah memiliki pengalaman mengandung, melahirkan, serta memegang anak sendiri dengan tangannya untuk pertama kalinya. Tugas sebagai seorang ibu sangatlah berat namun sekaligus menyenangkan walaupun penuh tantangan dan cobaan. Persalinan apapun yang dipilih yang terpenting anak dan ibu sehat dan selamat. Memiliki alasan memilih persalinan caesar bukahlah hal yang salah. Berikut beberapa ibu yang memiliki alasan memilih persalinan caesar menjadi yang pertama.

Persalinan Normal Cara Terbaik? Mengapa Begitu?

Jika dapat melahirkan normal mengapa tidak? Persalinan normal sangatlah bagus. Mengapa? Karena melairkan normal merupakan cara terbaik dan persalinan alami ini akan memberikan sinyal ke seluruh tubuh untuk melanjutkan perannya dalam proses penyembuhan. Misalnya saja rahim akan berkontraksi alami untuk kembali ke bentuk semula, darah kotor akan dikeluarkan, serta hormon secara perlahan kembali ke kondisi semula.

Melakukan persalinan normal merupakan proses panjang yang dapat melelahkan secara fisik dan kerja keras bagi ibu. Tetapi salah satu manfaat dari kelahiran normal adalah bahwa ibu memiliki waktu rawat inap yang lebih singkat dan waktu pemulihan dibandingkan dengan operasi caesar. Meskipun undang-undang negara bagian bervariasi, lama tinggal di rumah sakit untuk wanita setelah melahirkan normal adalah antara 24 hingga 48 jam. Jika ibu sanggup melakukannya, mungkin memilih untuk meninggalkan rumah sakit lebih cepat daripada sesuai dengan waktu yang ditentukan, kata Bryant.

baca juga : Vitamin Yang Di butuhkan Ibu Setelah Melahirkan…!! Simak Penjelasan Berikut….

Beberapa penelitian menemukan bahwa ibu yang melahirkan normal lebih mungkin mengalami masalah dengan usus atau inkontinensia urin dibandingkan wanita yang menjalani operasi caesar. Mereka juga lebih mudah bocor kemih ketika mereka batuk, bersin atau tertawa. Beberapa keuntungan melahirkan normal untuk bayi adalah seorang ibu akan memiliki lebih banyak kontak awal dengan bayinya daripada seorang ibu yang memili menjalani operasi caesar dan ibu juga dapat mulai menyusui lebih cepat, kata Bryant. Selama persalinan normal, otot-otot yang terlibat dalam proses itu lebih cenderung memeras cairan yang ditemukan di paru-paru bayi yang baru lahir, kata Bryant. Ini bermanfaat untuk membuat bayi cenderung tidak mengalami masalah pernapasan saat lahir. Bayi yang lahir secara normal juga menerima dosis awal bakteri baik ketika mereka melakukan perjalanan melalui kanal kelahiran ibu mereka, yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka dan melindungi saluran usus mereka.

“Ya, namanya saja persalinan normal, maka itulah cara paling alami yang banyak dipilih,” ujar dr Diah Sartika Sari, SpOG.  Persalinan normal memang cara yang terbaik.  Persalinan ini tentu minim risiko, seperti perdarahan yang tidak berlebihan.  Biaya persalinannya tentu jauh lebih murah ketimbang caesar. Proses pemulihan setelah persalinan umumnya lebih cepat, Ibu tak perlu menjalani rawat inap lama, umumnya si Ibu sudah bisa berjalan dan keesokan harinya sudah boleh pulang dari rumah sakit. Rahim pun akan melalui proses alami untuk kembali ke bentuk semula.  Jika Ibu berencana memiliki anak lagi, maka tidak ada masalah dengan jarak kehamilan berikutnya. Secara biologi, persalinan normal memicu kelenjar susu memproduksi kolostrum untuk dihasilkannya air susu. Selain itu, bayi yang lahir secara normal memiliki daya tahan tubuh terhadap alergi yang lebih tinggi dan risiko asma juga rendah.

Alasan Memilih Persalinan Caesar Menjadi Yang Pertama?

Persalinan apapun yang ibu pilih baik persalinan caesar maupun persalinan normal merupakan cara terbaik untuk mengeluarkan bayi dalam kandungan dengan sehat dan selamat. Persalinan caesar merupakan salah satu operasi besar dan bukan tanpa alasan untuk dipilih. Harus diakui bahwa semakin berkembangnya jaman, sekarang ini melahirkan caesar dijadikan tren bagi ibu hamil yang sudah merencanakan persalinannya melalui operasi caesar. Data survey yang dikutip sebuah buu kehamilan oleh Nadia Mulya menunjukkan bahwa 394 responden memiliki alasan memilih persalinan caesar. Sebanyak 83,5% diantaranya mengaku harus bersalin caesarkarena keputusan dokter.

Persalinan caesar sebaiknya memang hanya dilakukan bila ada indikasi medis yang dapat membahayakan ibu dan bayi. Contoh indikasinya seperti minimnya cairan ketuban yang tersisa, bayi berada dalam posisi sungsang atau elintang, kondisi placenta previa(posisi plasenta berada di bawah rahim dan menghambat jalan lahir), dan lain sebagainya. Bukan berarti beberapa indikasi medis diatas harus melalui operasi caesar. Karenanya ibu harus lebih cermat dalam memilih ahli medis yang menangani kehamilan dan persalinannya.

baca juga : TIPS PENYEMBUHAN PASCA OPERASI CAESAR YANG AMAN DAN MUDAH

Sebanyak 10% responden lain yang memiliki alasan memiih persalinan caesar karena kehamilan sebelumnya juga melalui caesar. Sementara sisanya memilih karena tidak ingin merasakan nyeri hebat saat persalinan dan relatif lebih cepat. Proses persalinan caesar dimulai dengan mencukur rambut dibagian bawah garis kemaluan dan ibu akan diberikan suntikan epidural. Kemudian, caira infus disuntikkan ke pembuluh vena dan ibu juga diberi antibiotik untuk mencegah terjadinya infeksi. Detak jantung dan tekanan darah harus selalu dipantau melalui monitor khusus selama operasi dan keteter juga dipasang untuk mengosongkan kadung kemih. Setelah obat bius memperngaruhi tubuh ibu, barulah tindakan penyayatan dilakukan. Proses persalinan caesar secara keseluruhan berlangsung selama 30-45 menit dan bayi lahir di 5 atau 10 menit pertama.

Banyak dokter yang mengatakan bahwa saat ini berbagai komplikasi yang sering dialami oleh ibu melahirkan menyebabkan banyak wanita beralih ke metode operasi caesar. Namun sebelum mengambil tindakan ada baiknya ibu mempertimbangkan beberapa hal penting terkait dengan operasi caesar. Seperti misalnya ibu sudah tidak mungkin untuk melalui persalinan normal

Nah inilah beberapa penjabaran detail mengenai alasan memilih persalinan caesar  :

1. Resiko Lebih Kecil

Teknologi yang dianggap lebih baik untuk mengurangi resiko selama melahirkan, oleh sebab itu banyak wanita yang kemudian memilih persalinan caesar dan tidak hanya ibu hamil tetapi dokter juga cenderung lebih memilih operasi caesar. Mereka lebih bisa mengontrol situasi dan memonitor kondisi dengan mesin – mesin yang berkualitas. Keuntungan yang didapat seorang ibu adalah rasa sakit yang lebih sedikit dan mereka tidak akan merasa nyeri selama persalinan.

2. Meningkatkan Usia Ibu

Secara umum usia ibu yang semakin bertambah, karena beberapa hal berpotensi menjadi masalah dapat diatasi. Proses operasi caesar menjadi lebih handal karena bekerja secara ilmiah sehingga berbagai resiko dapat terjadi.

3. Kondisi Fisik Ibu

Beberapa ibu tidak mmeiliki fisik yang baik dan lebih dari 50% wanita jarang yang melakukan olahraga sehingga kesehatan merka sangat kurang. Banyak wanita yang mengalami komplikasi kesehatan seperti diabetes, kegemukan, tiroid, dan lain – lain. Melalui operasi caesar berbagai resiko saat persalinan berkurang, karena tidak perlu repot – repot mendorong untuk mengeluarkan bayi.

4. Preferensi Dokter

Salah satu faktor utama yang membuat wanita mengandalkan operasi untuk melahirkan, karena dokter yang mendukung dan mengetahui bahwa resiko melahirkan dengan operasi lebih kecil dibanding dengan melahirkan secara normal.

5. Riwayat operasi caesar kurang dari 2 tahun

Ini adalah sal satu alasan memilih persalinan yang membahayakan. Karena operasi caesar yang dilakukan dengan riwayat caesar jaraknya belum 2 tahun dari persalinan sebelumnya dilakukan bisa berisiko pada membukanya kembali sayatan bekas operasi.

baca juga : Persiapan dan Keuntungan Memilih Operasi Caesar Kedua

6.  Rongga panggul ibu sempit.

Dokter biasanya akan mengukur panggul ibu hamil di trimester tiga menjelang persalinan untuk memastikan apakah ukuran panggul ibu mendukung untuk melahirkan normal atau harus dengan caesar.

7. Ukuran bayi terlalu besar lebih dari 4000 gram.

Jika ukuran bayi melebihi 4000 gram setelah dilakukan pemeriksaan USG, dokter akan menyarankan untuk caesar karena akan berakibat mengganggu pernapasan dan proses mengejan.

8. Kelainan letak posisi janin.

Posisi janin tidak normal yang sering disebut sungsang atau melintang disarankan untuk melakukan proses persalinan caesar. Namun, ada pula ibu hamil dengan posisi janin sungsang dan melahirkan dengan normal karena dokter atau bidan masih bisa mengatasinya.

9. Kelainan letak plasenta.

Letak plasenta yang menutupi jalan lahir (plasenta previa) bisa berakibat pada perdarahan sehingga dilakukan operasi caesar.

10. Pengalaman

Banyak wanita yang sudah berpengalaman dengan operasi caesar dan mereka merasa nyaman dan aman. Pengalaman tersebut membuat mereka lebih suka dan memilih operasi caesar di kelahiran selanjutnya, pengalaman itulah yang menyebabkan berita lebih mudah tersebar sehingga membuat banyak ibu tertarik untuk lebih memilih operasi caesar.

11. Ibu menderita penyakit jantung dan preeklampsia

Pada ibu hamil yang punya penyakit jantung, persalinan disarankan dengan caesar karena akan berisiko saat persalinan normal nanti, yakni saat mengejan. Pada ibu yang menderita preeklampsia dengan tekanan darah yang tinggi, dokter biasanya akan memutuskan operasi caesar jika terlalu berisiko dilahirkan secara normal demi keselamatan ibu dan janin.

12. Ketuban pecah dini lebih dari 24 jam bayi belum lahir.

Ketika ketuban sudah pecah, tidak ada lagi pelindung untuk janin. Dikhawatirkan akan terjadi infeksi dan keracunan pada bayi jika selama 24 jam setelah ketuban pecah bayi belum lahir. Apabila bayi sudah cukup umur untuk dilahirkan, dokter biasanya akan melakukan tindakan caesar apabila jalan normal sudah tidak mungkin ditempuh.

13. Kontraksi terlalu lemah.

Proses persalinan dengan kontraksi terlalu lemah bisa membahayakan untuk ibu dan janin. Pembukaan tidak maju-maju padahal sang ibu sudah kehilangan tenaga. Oleh karena itu, operasi caesarlah yang kemudian dilakukan untuk menyelamatkan ibu dan janin.

Demikian pengetahuan mengenai alasan memilih persalinan caesar menjadi yang pertama dan itulah  yang dapat saya sampaikan. Terimakasih telah membacanya dan Semoga Bermanfaat bagi kita semua. ^_^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *